Batang Tuaka – Dalam rangka menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Babinsa Koramil 12/Batang Tuaka, Koptu Sihabudin, memimpin kegiatan patroli pengamanan dan pemantapan tapal batas. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026, ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat perbatasan untuk memastikan situasi yang aman dan terkendali.
Paragraf 2:
Patroli dilaksanakan tepat pada pukul 10.00 hingga 11.00 WIB di wilayah Desa Tasik Raya, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Fokus patroli kali ini adalah di area Parit 6, sebuah lokasi yang menjadi salah satu titik tapal batas wilayah. Kegiatan ini bukan sekadar inspeksi, tetapi upaya aktif memantau dan menegaskan batas-batas wilayah.
Lokasi patroli yang berada pada koordinat -0.25469 LS dan 103.16773 BT dipilih sebagai bagian dari pemantauan rutin. Kehadiran personel di titik-titik koordinat strategis seperti ini sangat penting untuk mencegah potensi pelanggaran batas dan memastikan tidak ada wilayah negara yang terabaikan.
Yang membanggakan, kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Sebanyak tiga orang warga setempat turut serta dalam patroli, menunjukkan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat. Keterlibatan masyarakat ini memperkuat sistem keamanan lingkungan (Siskamling) dan membuat pengawasan menjadi lebih efektif serta berdampak langsung.
Patroli berjalan dengan pola kerja sama yang solid antara TNI dan Polri. Koptu Sihabudin didampingi oleh satu orang personel Polri, menciptakan sinergi yang kuat dalam tugas pengamanan. Kolaborasi ini memperlihatkan komitmen bersama antara kedua institusi untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah tapal batas.
Sebagai Babinsa, Koptu Sihabudin memiliki peran sentral tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pemersatu dan motivator bagi warga. Kehadirannya dalam patroli sekaligus menjadi media silaturahmi dan mendengar langsung aspirasi serta keluhan masyarakat di wilayah perbatasan, memperkuat hubungan yang sudah terjalin dengan baik.
Kegiatan rutin semacam ini diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk menciptakan efek deterren atau pencegahan. Dengan patroli yang konsisten, wilayah perbatasan akan semakin tertib dan aman dari berbagai potensi gangguan, baik yang bersifat administrasi kewilayahan maupun keamanan umum.
Komando Atas melalui Koramil 12/Batang Tuaka menyatakan bahwa pemantapan tapal batas melalui patroli terpadu adalah langkah strategis. Keberhasilan menjaga wilayah terdepan adalah tanggung jawab bersama, dan dengan sinergi TNI, Polri, serta masyarakat, kedaulatan negara di tapal batas dapat terus dijaga dengan kokoh. Kegiatan Koptu Sihabudin dan tim menjadi contoh nyata pengabdian di garis terdepan pertahanan negara.