AKP Dr. Irwanto Berjibaku di Tengah Asap, Pimpin Langsung Pemadaman Titik Api Karhutla di Pulau Burung

Indragiri Hilir – Di bawah terik matahari yang menyengat, Kapolsek Pulau Burung AKP Dr. Irwanto, SH., MH tampak berdiri paling depan di antara personel yang berjibaku memadamkan titik api di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kecamatan Pulau Burung. Dengan sepatu bot yang dipenuhi lumpur dan keringat membasahi seragamnya, ia turun langsung ke lapangan, memastikan api benar-benar padam dan tidak menyisakan bara yang berpotensi menyala kembali.

Bersama personel Polsek Pulau Burung, unsur Forkopimcam Kecamatan Pulau Burung, serta pihak PT. RSUP Pulau Burung, AKP Dr. Irwanto memimpin upaya pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik yang terdeteksi berasap. Selang air diarahkan ke lahan gambut yang masih menyimpan panas, sementara petugas lainnya menyisir area sekitar untuk memastikan api tidak merambat ke kawasan lain.

Di sela-sela kesibukannya, Kapolsek tak segan memberi arahan langsung kepada personel di lapangan. Ia meminta seluruh tim bekerja cepat namun tetap mengutamakan keselamatan. Baginya, upaya pemadaman bukan sekadar rutinitas tugas, melainkan panggilan tanggung jawab untuk melindungi lingkungan dan masyarakat dari dampak buruk karhutla.

Asap tipis yang mengepul dari sela-sela semak menjadi tantangan tersendiri. AKP Dr. Irwanto terlihat beberapa kali ikut membantu mengarahkan selang dan memastikan proses pendinginan dilakukan secara maksimal. Ia memahami betul bahwa bara kecil yang terlewat dapat berubah menjadi kobaran besar jika angin bertiup kencang.

Menurutnya, sinergitas lintas unsur menjadi kunci dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan pihak perusahaan merupakan wujud kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian alam Pulau Burung. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Ini tanggung jawab bersama,” tegasnya di lokasi kegiatan.

Tak hanya fokus pada pemadaman, AKP Dr. Irwanto juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Imbauan itu disampaikan secara tegas sebagai bentuk pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Upaya pencegahan, lanjutnya, akan terus digencarkan melalui patroli rutin dan sosialisasi langsung kepada warga. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Tanpa dukungan masyarakat, ancaman karhutla akan sulit diatasi secara menyeluruh.

Menjelang sore, setelah titik api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan dinyatakan aman, AKP Dr. Irwanto masih terlihat memantau situasi terakhir. Dengan semangat yang tak surut, ia memastikan setiap jengkal lahan yang terbakar benar-benar dalam kondisi terkendali. Bagi Kapolsek Pulau Burung itu, menjaga bumi tetap lestari adalah tugas yang harus diperjuangkan tanpa kenal lelah.

Tinggalkan Balasan