AKPI Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi dan Perkuat Amanah Profesi Kurator

DR. Cand Datuk, dalam acara buka puasa bersama AKPI di Restoran Al Jazeerah, Jakarta Timur (12/3/2026).

Jakarta, Nusantara Bicara – Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) menggelar acara buka puasa bersama dengan tema “Menjahit Silaturahmi, Mempertebal Amanah” di Restoran Aljazeerah Polonia, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2026).


Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum AKPI Jimmy Simanjuntak, SH., MH, Sekretaris Jenderal Reza, serta Ketua Panitia Pelaksana Alfian, dan sejumlah anggota kurator serta pengurus dari berbagai daerah.


Dalam kesempatan tersebut, Dr. Cand Ibrani Datuk, menyampaikan bahwa momentum buka puasa bersama bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antar sesama kurator dan pengurus dalam menjalankan amanah profesi.

Menurutnya, profesi kurator dan pengurus memiliki tanggung jawab besar karena menyangkut kepentingan hukum, sosial, dan keadilan.


“Profesi ini sering diibaratkan satu kaki di neraka dan satu kaki di penjara. Artinya, tanggung jawabnya sangat besar sehingga sesama anggota harus saling mendukung dalam menjalankan amanah tersebut,” ujarnya kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa nilai kekeluargaan di dalam organisasi menjadi hal penting untuk menjaga solidaritas sekaligus meningkatkan profesionalisme para kurator dan pengurus.

Ketua Umum AKPI Jimmy Simanjuntak, SH., MH

“Menjadi kurator bukan sekadar mencari penghasilan, tetapi ada amanah besar yang harus dijaga. Ada kewajiban moral untuk menjalankan profesi ini secara profesional dan bertanggung jawab,” tambahnya.


S3mentara itu, Ketua Umum AKPI Jimmy Simanjuntak, SH., MH. menyebutkan bahwa AKPI memiliki sekitar 1.400 anggota yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Dengan jumlah yang besar tersebut, organisasi berharap seluruh anggota tetap menjaga kekompakan serta meningkatkan kualitas profesionalisme dalam menjalankan tugas di bidang kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).


Ia juga menyinggung kondisi ekonomi global dan nasional yang saat ini menghadapi berbagai tantangan.
“Kita bisa melihat bahwa kondisi ekonomi dunia dan Indonesia tidak sedang baik-baik saja. Dampaknya tentu akan meningkatkan permohonan PKPU maupun kepailitan,” katanya.


Karena itu, AKPI mendorong sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan agar proses penanganan perkara kepailitan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
“Tujuan akhirnya adalah bagaimana pekerjaan para kurator ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi bangsa,” pungkasnya. (Ardendi)

Tinggalkan Balasan