Papua, Nusantara Bicara — Di bawah langit sore Pantai Sriwini, Jumat 27 Februari 2026, semangat kepedulian tumbuh bersama langkah para Calon Pelayan Firman GKI Klasis Nabire. Tepat pukul 15:00 WIT, mereka berkumpul untuk melaksanakan Gerakan Penanaman 100 Pohon Pinang, sebuah aksi nyata yang sejalan dengan tema pelayanan GKI di Tanah Papua tahun 2026: Tahun Kepedulian.
Dipimpin oleh Capel Letta Imbiri sebagai Koordinator Lapangan, kegiatan ini berlangsung penuh kebersamaan. Para calon pelayan Firman bekerja bergandengan tangan, didampingi oleh Sekretaris Klasis Nabire, Pdt. Eveline N. Maraja, S.Th, menanam satu demi satu pohon pinang di hamparan pasir pantai. Setiap pohon yang ditanam bukan sekadar batang hijau yang berdiri, melainkan simbol harapan, kepedulian, dan komitmen untuk menjaga alam ciptaan Tuhan.

Dalam suasana penuh makna, Capel Letta Imbiri menyampaikan bahwa penanaman ini adalah bentuk pelayanan yang melampaui dinding gereja. “Kami menanam bukan hanya pohon, tetapi juga kepedulian. Alam adalah bagian dari pelayanan, dan tugas kami adalah merawatnya,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Senada dengan itu, Pdt. Eveline N. Maraja menegaskan bahwa Tahun Kepedulian mengajak seluruh jemaat untuk mewujudkan iman dalam tindakan nyata. “Dengan menanam pohon, kita ikut menjaga bumi yang Tuhan percayakan. Ini adalah pelayanan yang hidup dan berdampak,” katanya.
Gerakan ini menjadi bukti bahwa pelayanan GKI di Tanah Papua tidak hanya berfokus pada aspek rohani, tetapi juga pada kepedulian sosial dan lingkungan. Seratus pohon pinang yang tertanam di Pantai Sriwini kini berdiri sebagai saksi komitmen para calon pelayan Firman untuk merawat bumi, menumbuhkan harapan, dan meneguhkan iman melalui tindakan nyata. (Fadillah)