<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekonomi &#8211; Nusantarabicara.com</title>
	<atom:link href="https://nusantarabicara.com/category/ekonomi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nusantarabicara.com</link>
	<description>Menyajikan Berita Yang Mencerahkan Dan Mencerdaskan Insan Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Aug 2026 17:46:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2025/12/cropped-Untitled-design-32x32.png</url>
	<title>Ekonomi &#8211; Nusantarabicara.com</title>
	<link>https://nusantarabicara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bukan Sekadar Harga Murah, Ini Strategi UMKM Indonesia Hadapi Persaingan Global</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/bukan-sekadar-harga-murah-ini-strategi-umkm-indonesia-hadapi-persaingan-global/</link>
					<comments>https://nusantarabicara.com/bukan-sekadar-harga-murah-ini-strategi-umkm-indonesia-hadapi-persaingan-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 17:46:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=14230</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, Nusantarabicara — Persaingan bisnis yang semakin ketat membuat pelaku usaha, khususnya produsen lokal dan UMKM, tidak cukup hanya mengandalkan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>JAKARTA, Nusantarabicara</strong>  —  Persaingan bisnis yang semakin ketat membuat pelaku usaha, khususnya produsen lokal dan UMKM, tidak cukup hanya mengandalkan harga murah. Penguatan merek, peningkatan kualitas produk, inovasi, serta kemampuan membaca peluang pasar global menjadi faktor penting agar produk mampu bertahan dan berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut disampaikan Direktur Utama sekaligus CEO AsiaCommerce (PT Lintas Mitra Perkasa), Frans Setio Yuwono atau Frans Yuwono, saat menjadi pembicara dalam seminar bertajuk “Branding &amp; Import 2026: Escaping The Price War With Branding &amp; Trade Show Opportunities” yang merupakan bagian dari rangkaian Jakarta International Baby Products &amp; Toys Expo and Indonesia Stationery Expo (IBTE), di Hall B &amp; C, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (19/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Frans, perkembangan produk global yang masuk ke berbagai negara, termasuk Indonesia, merupakan bagian dari dinamika perdagangan yang tidak dapat dihindari. Karena itu, pelaku industri nasional harus memiliki strategi agar tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga mampu menciptakan produk yang kompetitif untuk pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pada prinsipnya kita tidak bisa melawan perkembangan zaman bahwa pasti banyak sekali produk global akan masuk ke semua negara, termasuk Indonesia. Itu sesuatu yang tidak bisa kita lawan,” ujar Frans seusai seminar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai, tantangan tersebut justru harus dijadikan motivasi bagi pelaku usaha untuk terus belajar, melakukan eksperimen, meningkatkan kualitas, dan membangun produk yang memiliki daya saing. Dengan demikian, produk Indonesia tidak hanya mampu bertahan di pasar domestik, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk diekspor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Frans mengatakan, AsiaCommerce sendiri tidak hanya bergerak dalam pengadaan atau sourcing barang dari luar negeri. Perusahaan tersebut juga mengembangkan aktivitas ekspor dengan membantu mempromosikan produk-produk Indonesia melalui berbagai jaringan dan pusat promosi perdagangan di luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Di AsiaCommerce kita bukan cuma import, tapi juga melakukan promosi barang agar kita bisa menjual produk Indonesia ke luar negeri,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan, Indonesia masih memiliki kebutuhan terhadap berbagai produk yang belum seluruhnya dapat diproduksi di dalam negeri. Produk consumer goods seperti mainan, kosmetik, elektronik, dan berbagai kebutuhan lainnya masih membuka peluang impor. Namun, proses tersebut kerap dihadapkan pada regulasi dan berbagai ketentuan perdagangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, menurut Frans, AsiaCommerce berupaya membantu menyederhanakan proses sourcing dari luar negeri sehingga pelaku usaha dapat memperoleh produk secara lebih mudah, legal, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, Frans menekankan pentingnya keberanian pelaku UMKM untuk meningkatkan standar usahanya. Menurutnya, kenyamanan dengan kualitas yang sudah dimiliki saat ini tidak cukup untuk menghadapi persaingan global yang terus berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Harus berani belajar dan harus bisa menerima kolaborasi. Kadang-kadang kita cukup nyaman dengan keadaan kita, tetapi sekarang kita tidak bisa lagi seperti itu. Kualitas harus kita naikkan lebih tinggi,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan, penerapan standar dan sertifikasi internasional seperti GMP maupun ISO dapat menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan kualitas sekaligus membangun kepercayaan terhadap produk. Standar tersebut juga dapat menjadi modal bagi pelaku usaha ketika hendak memperluas pasar hingga ke mancanegara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Frans juga melihat pameran perdagangan seperti IBTE memiliki manfaat besar bagi produsen lokal. Selain menjadi ruang bertemu dengan calon mitra bisnis, pameran dapat dimanfaatkan untuk mengamati tren produk, teknologi, desain, serta kebutuhan konsumen yang berkembang di pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Banyak sekali produsen lokal yang harus datang ke sini untuk belajar dan melihat apa yang bisa dikembangkan. Untuk membeli sampel sebenarnya tidak mahal. Bisa beli sampel, dilihat, kemudian ditiru dalam arti dikembangkan menjadi produk yang lebih baik,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Frans, keberhasilan sebuah pameran pada akhirnya sangat ditentukan oleh terciptanya peluang bisnis konkret. Kondisi pasar yang tengah menghadapi berbagai tantangan memang dapat memengaruhi aktivitas transaksi, namun pameran tetap menjadi sarana strategis untuk membangun jaringan dan membaca arah perkembangan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">IBTE 2026 sendiri berlangsung pada 19–22 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran ini menghadirkan beragam kategori produk, mulai dari mainan anak, mainan tren, perlengkapan bayi, alat tulis, hingga lisensi kekayaan intelektual, sekaligus mempertemukan produsen, distributor, importir, buyer, dan pelaku industri dari berbagai pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Frans berharap pelaku usaha Indonesia tidak berhenti pada kemampuan memenuhi kebutuhan pasar domestik. Dengan peningkatan kualitas, branding yang kuat, kolaborasi, serta keberanian memanfaatkan peluang perdagangan internasional, produk lokal diharapkan mampu naik kelas dan memiliki posisi lebih kuat dalam rantai perdagangan global. (Patrik)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nusantarabicara.com/bukan-sekadar-harga-murah-ini-strategi-umkm-indonesia-hadapi-persaingan-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peluang Produk Mainan di TikTok Shop Tumbuh Stabil, Data Jadi Kunci Strategi Penjualan</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/peluang-produk-mainan-di-tiktok-shop-tumbuh-stabil-data-jadi-kunci-strategi-penjualan/</link>
					<comments>https://nusantarabicara.com/peluang-produk-mainan-di-tiktok-shop-tumbuh-stabil-data-jadi-kunci-strategi-penjualan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 09:59:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=14181</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, Nusantarabicara.com — Perkembangan perdagangan digital membuka peluang baru bagi pelaku usaha, termasuk industri mainan dan hobi. Potensi tersebut menjadi&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>JAKARTA, Nusantarabicara.com</strong>  —  Perkembangan perdagangan digital membuka peluang baru bagi pelaku usaha, termasuk industri mainan dan hobi. Potensi tersebut menjadi sorotan dalam seminar bertajuk “Bedah Peluang Produk Mainan &amp; Hobi di TikTok Shop Indonesia” yang digelar dalam rangkaian Jakarta International Baby Products &amp; Toys Expo (IBTE) dan Indonesia Stationery Expo, 19–22 Agustus 2026, di Hall B dan C JIExpo Kemayoran, Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Seminar menghadirkan Brand Growth Manager Kalodata Indonesia, bagian dari Kalowave Indonesia, Aafi Syaddad, yang memaparkan perkembangan pasar, peluang produk, serta pentingnya pemanfaatan data bagi seller, brand, agensi, maupun kreator afiliator dalam menghadapi persaingan di TikTok Shop.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Kalodata merupakan platform analitik dan market intelligence yang dirancang untuk memantau serta menganalisis ekosistem e-commerce dan social commerce, termasuk TikTok Shop dan Shopee. Platform tersebut membantu pelaku usaha memperoleh gambaran mengenai penjualan, kategori produk, tren pasar, hingga strategi pengembangan bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Usai seminar, Aafi Syaddad mengatakan kategori mainan di TikTok Shop memiliki prospek yang cukup menjanjikan. Berdasarkan analisis data Kalodata, kategori tersebut menunjukkan pertumbuhan relatif stabil sekitar 4 persen dalam enam bulan terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>“Potensi produk mainan di TikTok Shop itu cukup bagus, bahkan bisa dikatakan agresif. Pertumbuhannya sekitar 4 persen dan stabil dalam enam bulan. Untuk kategori-kategori lain, kondisi seperti ini tidak selalu mudah ditemukan,” ujar Aafi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Menurut Aafi, penyelenggaraan IBTE menjadi momentum strategis bagi brand dan seller untuk menemukan berbagai produk potensial. Produk yang dipamerkan dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha dalam membaca kebutuhan pasar sebelum menentukan produk yang akan dipasarkan melalui kanal digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Ia menilai keputusan bisnis di era perdagangan digital tidak cukup hanya mengandalkan intuisi. Pemanfaatan data diperlukan untuk membantu pelaku usaha mengidentifikasi kategori dan produk yang memiliki potensi pasar sekaligus menekan risiko pemborosan modal maupun waktu.<br>“Utamakan karakteristik natural, tetapi jangan lupakan data. Data sekarang bukan sekadar angka yang kita lihat, tetapi menjadi kacamata untuk membaca momentum penjualan dan menentukan strategi yang tepat di TikTok,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Aafi menjelaskan, Kalodata tidak hanya diperuntukkan bagi seller, tetapi juga dapat dimanfaatkan brand, agensi, dan kreator afiliator. Dengan basis data yang tersedia, pengguna dapat melakukan analisis sebelum memasuki kategori tertentu maupun memilih produk yang dinilai memiliki peluang pasar lebih baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Secara global, Kalodata disebut telah digunakan oleh lebih dari 2 juta pengguna.<br>Aafi berharap IBTE dan Indonesia Stationery Expo semakin mampu mempertemukan pelaku industri dengan peluang pasar digital. Menurutnya, banyak produk berkualitas yang ditawarkan dalam pameran, sehingga tantangan berikutnya adalah bagaimana pelaku usaha mengemas sekaligus memasarkannya secara efektif melalui platform digital. &#8220;Produknya banyak yang bagus. Tinggal bagaimana cara kita menjualnya dengan strategi yang tepat dan berbasis data,” pungkasnya. (P)</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nusantarabicara.com/peluang-produk-mainan-di-tiktok-shop-tumbuh-stabil-data-jadi-kunci-strategi-penjualan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua Umum Asosiasi Importir dan Distributor Mainan Indonesia (AIMDI), Bart Nureka Dorong Ekosistem Dunia Mainan Indonesia Bisa Tumbuh Dan Berkembang</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/ketua-umum-asosiasi-importir-dan-distributor-mainan-indonesia-aimdi-bart-nureka-dorong-ekosistem-dunia-mainan-indonesia-bisa-tumbuh-dan-berkembang/</link>
					<comments>https://nusantarabicara.com/ketua-umum-asosiasi-importir-dan-distributor-mainan-indonesia-aimdi-bart-nureka-dorong-ekosistem-dunia-mainan-indonesia-bisa-tumbuh-dan-berkembang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 09:47:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=14178</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, Nusantarabicara.com — Industri mainan Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk tidak hanya menjadi pasar bagi produk dan karakter dari&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>JAKARTA, Nusantarabicara.com</strong>   —  Industri mainan Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk tidak hanya menjadi pasar bagi produk dan karakter dari luar negeri, tetapi juga melahirkan serta membawa kekayaan intelektual (intellectual property/IP) lokal ke pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut disampaikan Managing Director PT Porta Global Universal sekaligus Ketua Umum Asosiasi Importir dan Distributor Mainan Indonesia (AIMDI), Bart Nureka, saat menjadi salah satu pembicara dalam rangkaian Jakarta International Baby Products &amp; Toys Expo and Indonesia Stationery Expo (IBTE), Rabu (19/08/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam seminar bertajuk “Why Do Kidult Buy Toys They Don&#8217;t Need? Understanding The Emotional Value of Collectibles”, Bart membahas fenomena kidult dan nilai emosional di balik produk collectibles. Menurutnya, perkembangan industri art toys juga dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan karya kreator dan karakter lokal ke pasar yang lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Selama ini mainan yang terkenal lebih banyak dari luar. Momentum ini ingin saya manfaatkan untuk membawa artis-artis lokal yang sebenarnya cukup banyak diminati untuk mulai dikembangkan dan diinternasionalkan,” ujar Bart ditemui usai seminar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bart mengatakan, pihaknya kini mulai melakukan kurasi terhadap sejumlah kreator dan IP lokal untuk kemudian dipertemukan dengan pabrik (factory) maupun pemilik brand dari China yang berpotensi menjalin kerja sama produksi dan pengembangan produk. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat menjadi salah satu cara agar karakter lokal tidak berhenti sebagai karya kreatif, tetapi berkembang menjadi produk collectibles yang memiliki nilai komersial dan pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menyebut sejumlah karakter dan kreator lokal yang menurutnya memiliki potensi, antara lain Si Juki, Paulus, dan Palik Nobody&#8217;s. Menurut Bart, masing-masing kreator memiliki karakter dan cerita yang berbeda sehingga nilai emosional yang ditawarkan kepada konsumen pun tidak bisa diseragamkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Setiap artis punya keunikan dan ceritanya sendiri. Ada sisi emosional yang mereka ekspresikan melalui karakter masing-masing. Itu yang justru menjadi kekuatan,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bart juga menyoroti pentingnya mengangkat budaya Indonesia sebagai sumber inspirasi produk kreatif. Ia mencontohkan karakter Hanoman yang pernah digunakan dalam sebuah karya art toy oleh kreator luar negeri. Produk tersebut, meski memiliki harga relatif tinggi dan diproduksi secara terbatas, mendapat respons pasar yang sangat besar, termasuk dari konsumen Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, fenomena tersebut menunjukkan bahwa budaya lokal sebenarnya memiliki daya tarik komersial yang kuat apabila dikemas secara kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Karena itu, ia mendorong kreator dan pelaku industri Indonesia untuk lebih percaya diri mengembangkan karakter berbasis budaya lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kenapa bukan kita yang mengembangkan? Menurut saya, saatnya dengan teknologi yang ada sekarang kita menciptakan karakter dan mengangkat budaya kita menjadi sesuatu yang menarik dan komersial,” tegas Bart.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, Bart berharap pemerintah memberikan dukungan yang seimbang terhadap pertumbuhan industri mainan dan IP lokal. Dukungan tersebut, menurutnya, tidak hanya berupa kebijakan yang mendorong industri dalam negeri, tetapi juga kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperoleh pembanding dan melihat perkembangan inovasi dari luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau kebijakannya terlalu ketat sampai informasi dan produk dari luar sulit masuk, kita juga kehilangan pembanding. Jadi menurut saya harus ada keseimbangan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bart mengungkapkan, inisiatif pengembangan IP lokal yang dilakukannya masih berada pada tahap awal. PT Porta Global Universal sendiri baru berjalan sekitar dua bulan, namun pihaknya telah mulai membangun jejaring dengan sejumlah artis lokal serta komunitas art toys di Hong Kong dan Beijing. Sebelumnya, kolaborasi dengan komunitas tersebut telah diwujudkan melalui Amazing Toys Show di Gandaria City yang mendapat respons positif dari pengunjung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bart, kekuatan komunitas menjadi salah satu kunci untuk membawa kreator lokal naik kelas. Jika para kreator dapat dikonsolidasikan dan diperkenalkan secara bersama-sama, peluang untuk membawa karya mereka ke pasar internasional akan semakin besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, IBTE 2026 merupakan pameran dagang internasional terbesar di Asia Tenggara untuk produk perlengkapan bayi, mainan, alat tulis, serta lisensi kekayaan intelektual (IP Licensing). Ajang B2B tersebut berlangsung pada 19–22 Agustus 2026 di Hall B &amp; C, JIExpo Kemayoran, Jakarta, mempertemukan pelaku industri, distributor, importir, pemilik brand, kreator, hingga calon mitra bisnis dari berbagai negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui momentum IBTE, Bart berharap semakin banyak pihak melihat bahwa Indonesia bukan hanya memiliki pasar yang besar, tetapi juga mempunyai kreator, karakter, dan kekayaan budaya yang dapat dikembangkan menjadi IP bernilai ekonomi dan berdaya saing global, harapnya. (Patrik)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nusantarabicara.com/ketua-umum-asosiasi-importir-dan-distributor-mainan-indonesia-aimdi-bart-nureka-dorong-ekosistem-dunia-mainan-indonesia-bisa-tumbuh-dan-berkembang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Data Center dan Teknologi AI, GSPE Unjuk Gigi Produk Lokal Terkustomisasi di Indo Machinery Expo 2026</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/dukung-data-center-dan-teknologi-ai-gspe-unjuk-gigi-produk-lokal-terkustomisasi-di-indo-machinery-expo-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2026 12:35:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=13838</guid>

					<description><![CDATA[​JAKARTA, Nusantarabicara.com — Tren pertumbuhan pusat data (data center) skala hyperscale dan pesatnya adopsi teknologi Artificial Intelligence (AI) di Indonesia&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>​JAKARTA,  Nusantarabicara.com</strong>   —  Tren pertumbuhan pusat data (<em>data center</em>) skala <em>hyperscale</em> dan pesatnya adopsi teknologi <em>Artificial Intelligence</em> (AI) di Indonesia membuka peluang besar bagi produsen infrastruktur kelistrikan nasional. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Grahasumber Prima Elektronik (GSPE) menampilkan jajaran produk unggulan lokalnya dalam ajang pameran Indo Machinery Investment &amp; Trade Show 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Director PT Grahasumber Prima Elektronik, Feliciana Liem, menyampaikan bahwa perusahaan yang dipimpinnya terus beradaptasi dengan perkembangan zaman guna mendukung keberlangsungan infrastruktur digital di tanah air.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​&#8221;Sekarang kan sudah banyak <em>data center</em>, jadi kami banyak <em>support</em> di beberapa <em>data center</em>, terutama yang skala <em>hyperscale</em>,&#8221; ujar Feliciana saat ditemui di lokasi pameran, Selasa (11/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Dalam pameran industri ini, GSPE memamerkan sejumlah perangkat kelistrikan dan pendukung utama, seperti panel <em>Motor Control Center</em> (MCC) dan panel <em>Automatic Transfer Switch</em> (ATS). Tak hanya itu, GSPE juga mensuplai kebutuhan infrastruktur <em>data center</em> lainnya, meliputi rak server, <em>containment</em>, hingga <em>container</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​<strong>Keunggulan Kustomisasi dan Sertifikasi TKDN</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">​Feliciana menegaskan, salah satu keunggulan utama GSPE dibanding kompetitor adalah fleksibilitas spesifikasi produk (<em>customize</em>). Sebagai pabrikan lokal yang berpusat di Kawasan Industri Taman Tekno, BSD, GSPE mampu merancang produk sesuai kebutuhan spesifik pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Fleksibilitas ini menjadi faktor penting dalam mendukung infrastruktur berbasis AI yang memerlukan ukuran rak server non-standar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​&#8221;Kalau AI itu kan ukuran raknya berbeda dan tidak standar, nah kami bisa menyesuaikan itu,&#8221; jelas Feliciana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Selain kemampuan kustomisasi, keunggulan lain yang ditawarkan GSPE adalah pemenuhan kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Seluruh produk panel hingga rak buatan GSPE telah mengantongi sertifikasi TKDN. Ketersediaan bahan baku utama seperti <em>sheet metal</em> juga dipastikan aman karena telah menjadi stok siap pakai di fasilitas manufaktur mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​<strong>Tantangan Spesifikasi Konsultan</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">​Meski memiliki kesiapan produksi dan rantai pasok yang memadai, masuk ke dalam ekosistem <em>data center</em> diakuinya bukan tanpa tantangan. Tantangan terbesar berada pada proses meyakinkan pihak konsultan perencana proyek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​&#8221;Tantangannya kita harus <em>approach</em> ke konsultan, karena untuk masuk ke <em>data center</em> kita harus masuk dalam standar spesifikasi konsultan. Kita harus bisa meyakinkan bahwa produk lokal kami memang layak untuk kriteria pabrikan <em>data center</em>,&#8221; pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Dengan keikutsertaannya dalam pameran Indo Machinery 2026, GSPE optimistis dapat terus memperluas jangkauan klien dan memperkuat posisi produsen lokal dalam ekosistem industri digital Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua Umum GAMMA Dorong Belanja APBN Jadi Penggerak Industri Mesin Dalam Negeri</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/ketua-umum-gamma-dorong-belanja-apbn-jadi-penggerak-industri-mesin-dalam-negeri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2026 11:22:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=13829</guid>

					<description><![CDATA[Ketua Umum Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA) Dadang Asikin bersama sejumlah tokoh industri saat pembukaan Indo Machinery&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-media-text is-stacked-on-mobile"><figure class="wp-block-media-text__media"></figure><div class="wp-block-media-text__content">
<p class="wp-block-paragraph">Ketua Umum Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA) Dadang Asikin bersama sejumlah tokoh industri saat pembukaan Indo Machinery Investment and Trade Show 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (11/8/2026).</p>
</div></div>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>JAKARTA, Nusantarabicara.com</strong> — Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA) mendorong pemerintah memperkuat keberpihakan terhadap industri mesin dan pengerjaan logam nasional melalui optimalisasi belanja pemerintah. Kebijakan tersebut dinilai dapat menjadi salah satu motor utama untuk meningkatkan kapasitas produksi, inovasi, penyerapan tenaga kerja, hingga kemandirian industri nasional.<br>Hal itu disampaikan Ketua Umum GAMMA Dadang Asikin dalam wawancara di sela seminar Indo Machinery Investment and Trade Show 2026 yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Selasa (11/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Menurut Dadang, pameran industri permesinan tidak hanya menjadi ajang memperkenalkan teknologi dan produk baru, tetapi juga momentum untuk melihat kebutuhan industri nasional yang masih belum dapat dipenuhi oleh produsen dalam negeri.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="768" height="1024" data-id="13831" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823585-768x1024.jpg" alt="" class="wp-image-13831" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823585-768x1024.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823585-225x300.jpg 225w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823585-1152x1536.jpg 1152w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823585.jpg 1200w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Ia menyebut terdapat setidaknya dua persoalan utama. Pertama, kebutuhan pengguna industri belum sepenuhnya tersampaikan kepada produsen dalam negeri. Kedua, terdapat kebutuhan tertentu yang memang belum mampu dipenuhi industri nasional karena keterbatasan kapasitas maupun teknologi.<br>“Ada kebutuhan nasional yang belum bisa dipenuhi industri dalam negeri. Persoalannya bisa karena informasi dari pengguna belum tersampaikan kepada industri, atau memang industrinya belum siap,” ujar Dadang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br><strong>Belanja Pemerintah Harus Berpihak pada Produk Dalam Negeri</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Dadang menilai pemerintah memiliki posisi strategis untuk memperkecil kesenjangan tersebut melalui belanja barang dan jasa yang bersumber dari APBN.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="771" data-id="13832" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823478-1024x771.jpg" alt="" class="wp-image-13832" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823478-1024x771.jpg 1024w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823478-300x226.jpg 300w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823478-768x578.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823478-1536x1157.jpg 1536w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823478-2048x1542.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mencontohkan kebutuhan mesin untuk sektor pendidikan, khususnya sekolah menengah kejuruan (SMK). Menurutnya, apabila kapasitas industri dalam negeri sebenarnya sudah mampu memproduksi mesin yang dibutuhkan SMK, maka pemerintah seharusnya menjadikan pengadaan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat industri nasional.<br>“Kenapa tidak dimanfaatkan sebagai momentum untuk mendorong belanja pemerintah? Misalnya kebutuhan mesin untuk SMK yang kapasitas produksinya masih bisa dipenuhi industri dalam negeri,” katanya. Menurut Dadang, kebijakan pengadaan pemerintah tidak seharusnya hanya melihat kebutuhan barang secara langsung, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap ekosistem industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Ia menyebut pendekatan tersebut sebagai cara melihat kebijakan dari perspektif yang lebih luas. Sebab, pembelian mesin dalam negeri dapat menciptakan efek berantai terhadap industri logam, manufaktur, pendidikan, hingga tenaga kerja.<br>“Belanja pemerintah jangan serta-merta hanya difokuskan untuk membeli. Harus dilihat lebih jauh, apakah ada dampaknya terhadap industri lain, terutama industri pendukung,” ujarnya.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-3 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="771" data-id="13833" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823485-1024x771.jpg" alt="" class="wp-image-13833" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823485-1024x771.jpg 1024w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823485-300x226.jpg 300w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823485-768x578.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823485-1536x1157.jpg 1536w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/08/1001823485-2048x1542.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph"><br><strong>TKDN dan Kandungan Produk Lokal Harus Diperkuat</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Dadang juga menyoroti pentingnya penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam proyek-proyek strategis pemerintah. Menurutnya, sejak tahap perencanaan proyek, pemerintah perlu menentukan daftar kebutuhan barang dan peralatan yang memungkinkan untuk diproduksi oleh industri nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Ia memberikan gambaran proyek pembangunan fasilitas industri seperti kilang. Sejak proses tender, kebutuhan peralatan seharusnya sudah diidentifikasi dan dibuka ruang bagi produk manufaktur dalam negeri. &#8220;Jangan sampai ketika tender sudah selesai, kemudian barang yang dibeli semuanya impor. Ini harus menjadi trigger dari program APBN,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Karena itu, menurut Dadang, kebijakan Approved Manufacturer List (AML) juga dapat menjadi salah satu instrumen untuk memastikan produk industri nasional masuk dalam rantai pasok proyek-proyek strategis.<br>Investasi Rp225 Triliun Jadi Peluang Besar<br>Dadang juga menyoroti besarnya potensi investasi yang dapat menjadi pasar bagi industri mesin dan manufaktur nasional.<br>Ia menyebut hingga Juli 2026 terdapat sekitar Rp225 triliun dana yang diarahkan untuk investasi pada sejumlah program, termasuk proyek strategis.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Menurutnya, apabila sebagian saja dari nilai investasi tersebut dapat diarahkan untuk menggunakan produk dan jasa industri dalam negeri, dampaknya akan sangat besar.<br>“Kalau 10 persennya saja masuk ke dalam negeri, sekitar Rp22 triliun. Itu sudah sangat besar bagi teman-teman industri,” ujarnya.<br>Ia menilai peluang tersebut harus dimanfaatkan untuk membangun rantai pasok nasional sehingga industri mesin dan pengerjaan logam tidak hanya menjadi pengguna teknologi impor, tetapi mampu berkembang sebagai produsen.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br><strong>Penguatan SDM Jadi Kunci Kemandirian Teknologi</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Selain kebijakan belanja pemerintah, Dadang menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus berjalan beriringan dengan penguatan industri.<br>Menurutnya, keinginan Indonesia untuk mampu memproduksi mesin sendiri tidak akan tercapai tanpa tenaga ahli yang memiliki pengalaman dan kompetensi industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Salah satu opsi yang dapat dikembangkan adalah program pendidikan, magang dan beasiswa yang lebih spesifik untuk kebutuhan industri mesin dan manufaktur.<br>Ia mencontohkan skema pendidikan vokasi di Jerman yang menggabungkan pembelajaran di institusi pendidikan dengan pengalaman bekerja di industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>“Kalau memang mau industri kita maju, program vokasi dan magangnya harus kuat. Setelah selesai kuliah, mereka sudah punya kemampuan industri dan bisa langsung bekerja,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Dadang juga mendorong agar program beasiswa pemerintah, termasuk LPDP, dapat diarahkan untuk mendukung kebutuhan strategis industri nasional.<br>Misalnya, calon tenaga ahli dikirim belajar ke negara-negara yang memiliki teknologi permesinan maju dengan bidang studi yang secara khusus berkaitan dengan kebutuhan industri Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>“Kalau memang mau industri maju, kita bisa programkan orang untuk belajar di negara seperti Jerman, kemudian kembali ke Indonesia membawa kemampuan dan teknologinya,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br><strong>Industri dan Kampus Perlu Dibuat Lebih Terhubung</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Persoalan lain yang menurut Dadang perlu dibenahi adalah hubungan antara perguruan tinggi vokasi dengan dunia industri.<br>Ia menilai tidak semua perusahaan memiliki kesiapan untuk menerima mahasiswa magang. Sebagian perusahaan bahkan masih melihat mahasiswa magang sebagai beban tambahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Karena itu, diperlukan skema yang lebih jelas sehingga mahasiswa yang menjalani magang dapat memberikan kontribusi terhadap proses produksi sekaligus memperoleh pengalaman kerja.<br>“Harus ada program yang jelas. Kalau mahasiswa magang membantu produksi, jangan dianggap sebagai beban perusahaan. Harus ada job description yang jelas,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Menurut Dadang, pengembangan industri mesin nasional membutuhkan roadmap yang terintegrasi, mulai dari kebijakan pemerintah, anggaran, pengembangan teknologi, pendidikan vokasi, program magang, hingga penguatan ekosistem industri. “Pada akhirnya kita membutuhkan rencana yang jelas, baik dari sisi SDM maupun ekosistem pengembangan industri mesin,” pungkasnya. (PS)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PT Janu Putra Sejahtera Tbk Perkuat Integrasi Bisnis Unggas, Bidik Pertumbuhan Lewat Program Makan Bergizi Gratis dan Pasar Korporasi</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/pt-janu-putra-sejahtera-tbk-perkuat-integrasi-bisnis-unggas-bidik-pertumbuhan-lewat-program-makan-bergizi-gratis-dan-pasar-korporasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 08:56:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=12948</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, Nusantarabicara.com -– PT Janu Putra Sejahtera Tbk (BEI: AYAM) terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan peternakan ayam terintegrasi di Indonesia&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><br><strong>JAKARTA,  Nusantarabicara.com</strong>  -–  PT Janu Putra Sejahtera Tbk (BEI: AYAM) terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan peternakan ayam terintegrasi di Indonesia melalui pengembangan bisnis dari hulu hingga hilir. Perseroan optimistis prospek industri perunggasan nasional tetap menjanjikan seiring meningkatnya konsumsi protein hewani, dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta perluasan pasar korporasi dan institusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Hal tersebut disampaikan Direktur PT Janu Putra Sejahtera Tbk, Fadhl Muhammad Firdaus, dalam Public Expose 2026 yang digelar di Gedung Cyber, Kuningan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Fadhl menjelaskan, kegiatan usaha utama perseroan mencakup pembibitan ayam (grandparent stock), penetasan telur (hatchery), budidaya ayam ras pedaging (broiler), budidaya ayam petelur (layer), hingga pengelolaan Rumah Potong Ayam (RPA). Model bisnis terintegrasi tersebut menjadi fondasi perusahaan dalam menjaga kualitas produk, efisiensi operasional, dan keberlanjutan pasokan protein hewani.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan, PT Janu Putra Sejahtera Tbk resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten AYAM pada 30 November 2023 dan berstatus sebagai perusahaan terbuka.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Perseroan memiliki jaringan operasional yang tersebar di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, meliputi kantor pusat di Sleman, peternakan breeding di Wonosari dan Purbalingga, fasilitas hatchery di Karangmojo, peternakan layer di Tegalsari, Rumah Potong Ayam di Cebongan, serta peternakan broiler di wilayah Sleman.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br><strong>Usung Visi Menjadi Integrator Perunggasan Terkemuka</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Perseroan menargetkan menjadi perusahaan integrator perunggasan terkemuka di Indonesia yang memberikan kontribusi positif bagi industri peternakan nasional.<br>Untuk mewujudkan visi tersebut, perusahaan menjalankan sejumlah misi, antara lain menyediakan produk unggas berkualitas tinggi, menerapkan praktik usaha yang ramah lingkungan, meningkatkan kesejahteraan peternak, menjalankan program sosial bagi masyarakat, meningkatkan efisiensi proses produksi, serta menjaga pertumbuhan keuntungan perusahaan secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Penjualan 2025 Turun, Aset Justru Meningkat<br>Sepanjang 2025, penjualan perseroan tercatat sebesar Rp267 miliar, turun sekitar 26 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp361 miliar. Penurunan tersebut dipengaruhi kondisi industri perunggasan yang masih menghadapi tekanan harga dan lemahnya permintaan pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Meski demikian, manajemen berhasil meningkatkan total aset menjadi sekitar Rp510 miliar, naik sekitar 9 persen dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar Rp467 miliar. Peningkatan aset didorong investasi pada kapasitas operasional dan pengembangan fasilitas produksi.<br>Di sisi lain, total ekuitas tetap terjaga di kisaran Rp208 miliar, mencerminkan struktur permodalan yang relatif stabil di tengah dinamika industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Kuartal I 2026 Masih Tertekan<br>Memasuki kuartal I 2026, perseroan membukukan penjualan sekitar Rp56 miliar, turun sekitar 45 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp104 miliar.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Menurut manajemen, kondisi tersebut dipengaruhi fluktuasi harga ayam hidup, melemahnya daya beli masyarakat di sejumlah daerah, serta meningkatnya biaya produksi akibat ketergantungan terhadap bahan baku pakan impor.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Meski demikian, perusahaan terus memperluas jaringan distribusi ke pasar modern, sektor korporasi, institusi, serta memanfaatkan peluang dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).<br>Pada periode yang sama, total aset meningkat menjadi sekitar Rp520 miliar, sedangkan ekuitas naik menjadi sekitar Rp214 miliar, menunjukkan fundamental perusahaan tetap terjaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br><strong>Prospek Industri Masih Cerah</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Manajemen menilai terdapat sejumlah faktor yang akan mendorong pertumbuhan industri perunggasan nasional, di antaranya meningkatnya jumlah penduduk Indonesia yang diperkirakan mencapai sekitar 287 juta jiwa, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap konsumsi protein hewani, serta implementasi Program Makan Bergizi Gratis yang diperkirakan membuka permintaan baru terhadap ayam dan telur.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Selain itu, kebijakan pemerintah dalam menjaga keseimbangan produksi dan distribusi nasional dinilai menjadi faktor pendukung stabilitas industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Namun demikian, perseroan juga mengingatkan adanya tantangan berupa fluktuasi harga bahan baku impor seperti bungkil kedelai, persaingan industri yang semakin ketat, serta ketidakpastian ekonomi global yang berpotensi memengaruhi biaya produksi dan daya beli masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br><strong>Fokus Perkuat Bisnis Terintegrasi</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Untuk menjawab tantangan tersebut, PT Janu Putra Sejahtera Tbk menyiapkan sejumlah strategi, antara lain memperkuat bisnis terintegrasi dari pembibitan hingga rumah potong ayam, meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jaringan distribusi modern, memperkuat pasar korporasi dan institusi, serta mengembangkan kerja sama dengan berbagai mitra strategis.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Perseroan juga memperkenalkan program JMC (Janu Mitra Connect) sebagai platform pengembangan bisnis yang menghubungkan perusahaan dengan berbagai pelanggan strategis, seperti sektor pertambangan, manufaktur, rumah sakit, institusi pendidikan, instansi pemerintah, hingga pasar modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Melalui JMC, perseroan tidak hanya menawarkan produk unggas, tetapi juga edukasi mengenai protein hewani, konsultasi produk, pengembangan kemitraan, serta solusi rantai pasok bagi pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Manajemen optimistis strategi tersebut akan memperluas pasar komersial, memperkuat kontribusi perusahaan terhadap ketahanan pangan nasional, sekaligus mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. (PS)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rakernas VIII AMKI 2026 Tegaskan Koperasi sebagai Arus Utama Ekonomi Nasional, Siap Dukung Program Koperasi Merah Putih</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/rakernas-viii-amki-2026-tegaskan-koperasi-sebagai-arus-utama-ekonomi-nasional-siap-dukung-program-koperasi-merah-putih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:00:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=12881</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, Nusantara Bicara – Angkatan Muda Koperasi Indonesia (AMKI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VIII Tahun 2026 di Jakarta, Rabu&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><br><strong>JAKARTA, Nusantara Bicara </strong>– Angkatan Muda Koperasi Indonesia (AMKI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VIII Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (29/7/2026), dengan mengusung tema &#8220;Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya: Menjunjung Ekonomi Kerakyatan&#8221;. Rakernas yang bertepatan dengan momentum Hari Koperasi Indonesia ke-79 ini menjadi ajang konsolidasi gerakan koperasi nasional sekaligus memperkuat dukungan terhadap Program Strategis Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Ketua Umum AMKI Frans Meroga Panggabean, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara sekaligus Ketua Dewan Pembina AMKI Joao Angelo De Sousa, Ketua Umum Asosiasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Indonesia Tri Wuryantoro, S.E., M.Si., Pengamat Perkoperasian Suroto, Director of Economic Center CELIOS Nailul Huda, Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Seira Tamara Herlambang, serta tokoh koperasi dari berbagai daerah.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-4 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="771" data-id="12883" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784154-1024x771.jpg" alt="" class="wp-image-12883" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784154-1024x771.jpg 1024w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784154-300x226.jpg 300w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784154-768x578.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784154-1536x1157.jpg 1536w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784154-2048x1542.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Rakernas juga dirangkaikan dengan diskusi kebangsaan bertajuk &#8220;Is the Prabowo Mind Wrong?&#8221; yang mengupas gagasan dalam buku The Prabowo Mind karya Ketua Umum AMKI, Frans Meroga Panggabean. Forum tersebut membahas relevansi pemikiran Presiden Prabowo Subianto mengenai ekonomi kerakyatan, koperasi, dan pembangunan nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br><strong>Koperasi Harus Kembali Menjadi Soko Guru Perekonomian</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Ketua Umum AMKI Frans Meroga Panggabean menegaskan bahwa koperasi harus dikembalikan sebagai arus utama perekonomian nasional sebagaimana amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.<br>Menurutnya, koperasi memiliki nilai yang sangat dekat dengan karakter generasi muda, yaitu semangat kolektif, ekonomi berbagi (sharing economy), dan kesetaraan dalam pengambilan keputusan melalui prinsip one man one vote.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-5 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="771" data-id="12884" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784001-1024x771.jpg" alt="" class="wp-image-12884" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784001-1024x771.jpg 1024w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784001-300x226.jpg 300w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784001-768x578.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784001-1536x1157.jpg 1536w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784001-2048x1542.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph"><br>&#8220;Koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi gerakan ekonomi rakyat yang mampu menciptakan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan. Karena itu, generasi muda harus menjadi pelaku utama transformasi koperasi Indonesia,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br><strong>Joao Angelo: Koperasi Pilar Pembangunan Ekonomi Kerakyatan</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Ketua Dewan Pembina AMKI sekaligus Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa, menekankan bahwa koperasi merupakan instrumen strategis dalam membangun ekonomi nasional yang berkeadilan.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-6 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" data-id="12887" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784091-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-12887" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784091-1024x768.jpg 1024w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784091-300x225.jpg 300w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784091-768x576.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784091-1536x1152.jpg 1536w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784091.jpg 1600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, gagasan ekonomi kerakyatan yang diusung pemerintah harus diwujudkan melalui penguatan kelembagaan koperasi, peningkatan profesionalisme pengelolaan, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan berbagai sektor usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Joao menilai koperasi memiliki potensi besar menjadi motor pemerataan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan, distribusi, dan pemberdayaan UMKM di seluruh Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br><strong>Lima Satgas Percepat Pengembangan Koperasi</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Strategis Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, AMKI secara resmi mengukuhkan lima Satuan Tugas (Satgas), yaitu:<br>Satgas Sosialisasi Masif Kesadaran Berkoperasi.<br>Satgas Pengembangan Kapasitas Pengelolaan Koperasi.<br>Satgas Percepatan Akses Permodalan Koperasi.<br>Satgas Perluasan dan Pengembangan Usaha Koperasi.<br>Satgas Pendampingan dan Pengawasan Koperasi.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-7 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="771" data-id="12889" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784152-1024x771.jpg" alt="" class="wp-image-12889" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784152-1024x771.jpg 1024w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784152-300x226.jpg 300w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784152-768x578.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784152-1536x1157.jpg 1536w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784152-2048x1542.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Kelima satgas tersebut akan bertugas mempercepat penguatan kelembagaan koperasi di seluruh Indonesia sekaligus mengawal implementasi Program KDKMP yang terintegrasi dengan berbagai program pemerintah, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br><strong>Tri Wuryantoro: KDKMP Siap Serap Hasil Petani dan Stabilkan Harga</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Indonesia Tri Wuryantoro menegaskan bahwa koperasi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penguatan distribusi kebutuhan pokok dan pemberdayaan petani serta peternak.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-8 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="771" height="1024" data-id="12890" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784265-771x1024.jpg" alt="" class="wp-image-12890" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784265-771x1024.jpg 771w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784265-226x300.jpg 226w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784265-768x1020.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784265-1157x1536.jpg 1157w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784265-1542x2048.jpg 1542w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784265-scaled.jpg 1928w" sizes="auto, (max-width: 771px) 100vw, 771px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, KDKMP telah menjalin kerja sama dengan berbagai koperasi produsen, termasuk koperasi peternak di Blitar, Jawa Timur, untuk menyerap hasil produksi secara langsung dan mendistribusikannya ke jaringan koperasi di berbagai daerah.<br>&#8220;Kami ingin petani dan peternak tidak lagi bergantung kepada tengkulak. Koperasi akan menjadi pasar bagi hasil produksi mereka sekaligus menjaga harga tetap stabil di tingkat konsumen,&#8221; kata Tri.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Ia menjelaskan, KDKMP juga tengah mengembangkan Gerai Klinik Koperasi yang akan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Dana layanan kesehatan yang diterima koperasi akan diputar kembali untuk memberikan subsidi kebutuhan pokok kepada masyarakat.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-9 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="771" data-id="12891" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784181-1024x771.jpg" alt="" class="wp-image-12891" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784181-1024x771.jpg 1024w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784181-300x226.jpg 300w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784181-768x578.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784181-1536x1157.jpg 1536w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/07/1001784181-2048x1542.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Selain klinik, koperasi juga akan mengembangkan gerai ritel, distribusi LPG, kendaraan operasional, hingga sarana pendukung lainnya guna memperkuat pelayanan kepada anggota dan masyarakat.<br>Tri menilai keberadaan KDKMP nantinya akan menjadi instrumen pengendali harga berbagai komoditas strategis, termasuk telur, beras, gas LPG, dan kebutuhan pokok lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Koperasi sebagai Solusi Ekonomi Rakyat<br>Diskusi yang menghadirkan akademisi, ekonom, hingga pegiat antikorupsi menghasilkan pandangan bahwa koperasi memiliki peluang besar untuk menjadi solusi atas berbagai persoalan ekonomi nasional, mulai dari ketimpangan distribusi, rendahnya kesejahteraan petani, hingga terbatasnya akses permodalan bagi usaha kecil.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Para narasumber sepakat bahwa transformasi koperasi harus dilakukan melalui tata kelola yang profesional, transparan, akuntabel, serta berbasis digital agar mampu menjawab tantangan ekonomi modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Menuju Indonesia Emas 2045<br>Rakernas VIII AMKI menjadi tonggak penting bagi gerakan koperasi nasional dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Melalui semangat &#8220;Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya&#8221;, AMKI menegaskan komitmennya untuk menjadikan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional, memperluas partisipasi generasi muda, memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas harga, serta mendorong terwujudnya ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. (PS)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
