Gelar Latihan Menembak Pistol, Pangdivif 3 Kostrad: Naluri Tempur Harus Tetap Hidup

Jakarta, Nusantara Bicara — Divisi Infanteri (Divif) 3 Kostrad menggelar latihan menembak untuk mempertajam naluri tempur, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga kesiapsiagaan dalam mendukung tugas pokok satuan.

Pelaksanaan latihan tersebut dipimpin langsung oleh Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 3 Kostrad, Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo, bersama para perwira Divif 3 di Gowa, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/3).

Pangdivif 3 mengatakan, kemampuan menembak merupakan keterampilan dasar prajurit yang harus terus diasah secara konsisten dan terukur.

“Sebagai prajurit Kostrad, kemampuan menembak bukan sekadar formalitas latihan, tetapi bagian dari identitas dan tanggung jawab profesional,” kata Pangdivif 3.

Ia menambahkan, naluri tempur harus tetap hidup dan terpelihara dalam setiap kondisi

Latihan dilaksanakan dengan tetap mengedepankan faktor keamanan dan prosedur standar menembak militer. Para perwira mengikuti setiap tahapan mulai dari pemeriksaan senjata, teknik dasar membidik, pengendalian napas, hingga evaluasi hasil tembakan.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen pimpinan dalam memberikan teladan langsung kepada anggota.

Pangdivif 3 Kostrad yang turun langsung ke lapangan menunjukkan bahwa pembinaan kemampuan dasar tempur merupakan prioritas utama dalam menjaga kesiapan operasional satuan.

Diharapkan, melalui latihan ini seluruh perwira Divif 3 Kostrad siap menghadapi berbagai dinamika tugas, serta mampu mempertahankan standar profesionalisme sebagai bagian dari pasukan pemukul strategis TNI AD. (Agus)

Tinggalkan Balasan