HUT ke-4, FPPI Kaltim Perkuat Kedaulatan Pangan Dengan Kelola 30 Hektare Lahan di Balikpapan

Balikpapan, Nusantarabicara — Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia (FPPI) Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmennya dalam mendukung kedaulatan pangan nasional serta penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.

Komitmen ini disampaikan dalam perayaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 FPPI Tahun 2026 yang berlangsung di Kebun Binjai,Kelurahan Teritip,Balikpapan,Kalimatan Timur, pada Sabtu (24/01/2026).

Dikutib redaksi pada Selasa (27/01/2026),Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia (FPPI) Kalimantan Timur,Wahyudi,menyatakan bahwa saat ini FPPI Kaltim fokus pada dua program strategis utama: penguatan kedaulatan pangan dan pembentukan Koperasi FPPI.

Menurutnya,koperasi menjadi instrumen vital untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa. “Melalui koperasi,kami ingin mempersatukan kembali budaya gotong royong. Ini bukan hanya soal ekonomi,tetapi juga tentang persatuan dan kebersamaan, khususnya di tingkat akar rumput,”ujar Wahyudi.

Dalam upaya mendukung kedaulatan pangan,FPPI Kaltim telah mengelola sekitar 30 hektare lahan produktif yang difokuskan pada sektor pertanian dan peternakan. Beberapa komoditas strategis yang dikembangkan antara lain jeruk madu,bayam,cabai,serta peternakan ayam kampung dan ayam petelur.

Wahyudi menekankan bahwa ketahanan pangan memiliki peran krusial dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Ketersediaan pangan yang cukup, aman,dan berkualitas adalah fondasi utama pembangunan masyarakat yang kuat. “Kalau kita mau sehat, pangan harus diperhatikan. Tanpa pangan yang cukup, tidak mungkin masyarakat bisa hidup sehat dan sejahtera,” tegasnya.

Ke depan,FPPI Kaltim berencana memperluas pengelolaan lahan produktif melalui skema koperasi untuk memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi anggota dan masyarakat sekitar.

Pihaknya juga mendorong pembentukan koperasi FPPI di setiap kabupaten/kota se-Kalimantan Timur dan menargetkan program ini dapat dikembangkan secara nasional. “Bukan hanya di Kaltim,kami berharap program koperasi dan kedaulatan pangan ini bisa diperluas dan menjadi gerakan nasional,”pungkas Wahyudi.

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia (FPPI) 2026 ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran FPPI dalam pembangunan ekonomi rakyat dan ketahanan pangan di Kaltim.(Git-Red)

Tinggalkan Balasan