Jaga Objek Vital, TNI AD Tangkap Pencuri Minyak Pertamina

Jakarta, Nusantara Bicara — TNI AD melalui Satuan Tugas (Satgas) Penguatan Pembinaan Teritorial (Binter) SKK Migas Koramil 401-01/Sungai Lilin Kodim 0401/Muba berkolaborasi dengan PKS Polda Sumsel, dan tim Sekuriti Field Ramba berhasil menggagalkan aksi pencurian minyak atau ilegal tapping di wilayah Desa Nusa Serasan, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan.

Dilansir dari keterangan Penkodam II/Sriwijaya, Senin (16/2), dijelaskan sinergitas antara TNI, Polri, dan pihak keamanan internal perusahaan ini menjadi kunci utama dalam merespons ancaman terhadap objek vital nasional di wilayah Kecamatan Sungai Lilin.

“Kejadian awal bermula ketika tim sekuriti mendapatkan informasi mengenai adanya aktivitas mencurigakan pada saluran pipa minyak aktif milik Pertamina. Pipa tersebut merupakan jalur distribusi krusial yang menghubungkan stasiun pengisian Bentayan menuju Booster 139. Informasi tersebut segera dikoordinasikan dengan Satgas PKS TNI/Polri untuk langkah penindakan lebih lanjut,” tulis keterangan Kodam II/Sriwijaya.

Lebih lanjut bahwa setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berlokasi di Dusun 5, Desa Nusa Serasan, tim gabungan langsung melakukan pengepungan. Namun, para pelaku yang diperkirakan berjumlah enam orang tersebut berhasil mendeteksi kedatangan petugas dari kejauhan. Memanfaatkan kondisi medan, para tersangka segera melarikan diri ke arah hutan sebelum petugas sempat melakukan penangkapan fisik.

“Meski para pelaku berhasil lolos, tim gabungan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti signifikan yang ditinggalkan di lokasi. Barang bukti tersebut meliputi satu unit mobil truk jenis colt, beberapa wadah penampung (tedmond), sepeda motor, selang berukuran besar, serta alat valve lengkap dengan kerannya yang digunakan untuk melubangi pipa minyak aktif. Selain alat angkut dan alat kerja ilegal, petugas juga menemukan beberapa identitas milik terduga pelaku yang tertinggal di lokasi,” tutup keterangan Kodam II/Sriwijaya

Untuk diketahui Satgas Migas Kodam II/Sriwijaya dibentuk akhir November 2025 lalu. Total ada 286 personel dari berbagai satuan TNI AD, TNI AL, dan TNI AU yang terlibat meliputi Pomdam II/Swj, Brigif 8/GC, Yonif 200/BN, Kodim 0418/Plg, Yonkav 5/DPC, Yonarhanud 12/SBP, Kikav 5/GCC, Lanal Palembang, dan Lanud Sri Mulyono Herlambang.

Satgas ini dilengkapi dengan puluhan unit alutsista seperti Rantis Anoa, Ranpur LML, Jeep Maung, Kendaraan Patwal hingga Fire Truck Pertamina sebagai bagian dari kesiapan operasional. (Agus)

Tinggalkan Balasan