Indragiri Hilir – Kantor Pertanahan Kabupaten Indragiri Hilir menjalin kolaborasi strategis dengan Universitas Islam Indragiri (UNISI) dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang diterima langsung ketua LPM Dr. Badewin selasa (03/02)
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara instansi pemerintah dan dunia akademik dalam mendukung program strategis pertanahan di tengah masyarakat.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Indragiri Hilir, Muhammad Khomsadi, S.ST, menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai keterlibatan mahasiswa sebagai langkah positif dalam memperluas jangkauan edukasi pertanahan. Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa.
“Melalui KKN Tematik ini, kami ingin mahasiswa dapat memahami secara nyata permasalahan pertanahan yang ada di masyarakat, sekaligus berperan aktif membantu pemerintah dalam memberikan edukasi yang tepat,” ujar Muhammad Khomsadi.
Ia menjelaskan bahwa fokus utama KKN Tematik kali ini adalah pada pendampingan dan edukasi terkait tanah wakaf di Kabupaten Indragiri Hilir. Tanah wakaf memiliki peran penting bagi kepentingan umat, sehingga perlu adanya pemahaman yang benar terkait legalitas dan administrasi pertanahannya.
Muhammad Khomsadi menegaskan bahwa masih terdapat tanah wakaf yang belum terdaftar secara resmi, sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari. Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi jembatan informasi antara Kantor Pertanahan dan masyarakat.
“Kami berharap mahasiswa UNISI dapat membantu menyosialisasikan pentingnya pendaftaran tanah wakaf agar memiliki kepastian hukum dan terhindar dari sengketa,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Kantor Pertanahan Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, demi mendukung percepatan program strategis Kementerian ATR/BPN.
Dengan adanya KKN Tematik ini, Muhammad Khomsadi berharap tercipta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan pertanahan yang tertib dan berkelanjutan, sekaligus mencetak generasi muda yang peduli dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.