Jakarta, Nusantarabicara — Presiden Lajnah Tanfidziyah (LT) Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) KH Muflich Chalif Ibrahim mengatakan bahwa Perang Dunia ke-3 tidak bisa dihindari, ia adalah suatu keniscayaan pada masa yang akan datang, ke depan tatanan dunia akan mulai bergeser dari yang semula didominasi oleh Barat ( Amerika dan sekutunya). Maka setelah Perang Dunia ke-3 tatanan dunia akan bergeser ke Timur ( Asia ), perang dunia ke – 3 adalah me re-set dunia menuju tatanan dunia baru, ungkapnya.
Sampai saat ini dunia masih penuh ketidak-pastian dan gaduh terus dengan Amerika sebagai sumbernya yang mengaku sebagai Global Cop padahal menjual senjata dan ingin mengatur dunia serta menguasai kapitalis global dibawah zionisme dan Genk premasonri-nya.
Lebih lanjut KH Muflich Chalif Ibrahim mengingatkan bahwa kita harus mempersiapkan diri dan berhati-hati dengan propaganda Amerika serta sekutunya yang ingin tetap menguasai dan mengatur dunia dengan segala maacam cara, termasuk dengan mengadu domba, memecah belah, menakut nakuti, mengganggu dan menciptakan permusuhan antar sesama saudara serta selalu ikut campur dan mengintervensi urusan dalam negeri bangsa-bangsa di dunia, contohnya seperti aksi protes dan unjuk rasa yang terjadi di Iran belum lama ini, urainya.
Dia mengatakan, protes di Iran adalah jenis perang khusus yang telah berulang kali digunakan oleh CIA dan Mossad selama beberapa dekade kepada pemimpin di suatu negara yang ingin digulingkan. Oleh karena itu, strategi AS dan Israel ini sudah dikenal luas dan terbuka secara terang-terangan, jelasnya.
Polanya sama. Pertama-tama, ciptakan kekacauan, kemudian ajak masyarakat turun ke jalan, lalu timbulkan korban jiwa dan kematian melalui pembunuhan, dan akhirnya gunakan itu untuk memprovokasi kudeta domestik, atau jika itu tidak berhasil, katakan bahwa ia ingin melindungi rakyat negara itu dan melakukan intervensi militer secara langsung. Ini adalah pekerjaan yang selalu berulang dilakukan Presiden Amerika, baik di Afganistan, Irak, Libya, Suriah dan Venezuela.
Sering tanpa sadar bangsa-bangsa di dunia digiring melalui pembangunan opini lewat media-media sehingga akhirnya tanpa sadar masuk ke dalam perangkapnya, sehingga antar sesama warga negara menjadi saling membenci dan bermusuhan, bahkan sampai memerangi saudara mereka sendiri.
Sikap Amerika inilah yang membuat perang Dunia ke-3 tidak bisa dihindari, suatu keniscayaan yang akan datang, dimana banyak negara-negara di dunia yang akan berbalik memusuhi dan ingin lepas dari tangan Amrik dan sekutunya, pungkasnya.
PSII in syaa Allah tampil bersama Ulama dan Umaro. Menjaga Indonesia agar tetap damai dan bersatu dalam persaudaraan serta mempersiapkan diri serta selalu waspada terhadap potensi ancaman dari terjadinya perang dunia ke 3 dan gangguan dari negara luar, ungkap KH. Chalif.(PS)