Proyek SMA Taruna Nusantara Malang Serap 900 Tenaga Kerja

Jatim, Nusantarabicara — Proyek pembangunan SMA Taruna Nusantara Malang yang berada di Dusun Krajan, Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang telah menyerap 900 tenaga kerja, yang dipekerjakan di lokasi itu.

“Kami sering mengadakan pertemuan di desa diundang petinggi dan pengawas dari Jakarta menyampaikan di situ (proyek pembangunan sekolah Taruna; red) penyerapan tenaga kerja mencapai 900 orang,” ucap Tokoh Masyarakat Gampingan Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, H Rofi’i Iswahyudi kepada RRI, Rabu (24/7/2024).

Kata dia, dengan adanya proyek pembangunan SMA Taruna Nusantara itu, telah memberikan lapangan pekerjaan untuk warga di Gampingan Kecamatan Pagak.

“Yang tadinya tidak memiliki pekerjaan, Alhamdulillah dengan ada proyek ini warga mendapatkan pekerjaan,” beber Rofi’i yang juga mantan Kepala Desa Gampingan itu.

Tokoh Masyarakat Desa Gampingan Kecamatan Pagak Kabupaten Malang Rofii Iswahyudi (kanan) bersama Kepala Desa Gampingan Ila Husna (kiri) dan perangkat Desa Gampingan (tengah) usai dari lokasi pembangunan SMA Taruna Nusantara Malang yang ambruk diterpa angin.(Foto: RRI Malang/Syamsuddin).
Ke depan, lanjutnya diharapkan simbiosis mutualisme itu terus terjadi hingga Sekolah Taruna Nusantara beroperasi nantinya.

“Semoga tidak hanya itu saja, untuk ke depannya kegiatan di SMA Taruna, bahan sembako juga kami harap memberdayakan masyarakat setempat, saya yang ikut merintis,” tutur Rofi’i.

Proyek pembangunan SMA Taruna Nusantara itu dibangun di atas lahan seluas 29,7 hektar milik TNI.

“Di sertifikat 29,7 hektar milik TNI, tadinya saya yang merintis, awalnya masih tanah eigendom, akhirnya saya berproses jadikan tanah untuk menjadi milik TNI, saya waktu itu dititipi oleh pak Udin Supidin Danrem waktu itu,” urainya.

“Tolong pak Rofii, tolong dijaga jangan sampai ada penjarahan, Alhamdulillah terlaksana menjadi sertifikat,” sambung Rofii bercerita.

Ia mengatakan kala itu dirinya masih menjabat Kepala Desa Gampingan dan bekerjasama dengan warga yang ada di Gampingan.

” Ada sekitar 1800 KK di Gampingan, setiap panen saya membagikan 5 kg beras kepada mereka,” kenangnya.

Kini tanah itu dibangun Sekolah Taruna Nusantara, Rofii mengaku bangga ikut andil dalam mempersiapkan lahan untuk sekolah tersebut. SMA Taruna Nusantara di Pagak, Kabupaten Malang itu didirikan Kementerian Pertahanan dan peletakan batu pertama dilakukan oleh Wakil Menteri Pertahanan RI M. Herindra pada Kamis (23/11/2023) lalu.(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *