Bekasi, Nusantarabicara – Open Tournament dan Festival Karate OSC (Oso Sport Center) Cup se-Bekasi Raya Tahun 2026 telah usai. Ketua Umum Pengurus Provinsi KKI (Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia) Jawa Barat, Asep Dedi Setiawan resmi menutup kegiatan selama dua hari tersebut di Gor Oso Sport Center Tambun-Bekasi, 24-25 Januari 2026.
Penutupan turnamen selain dihadiri jajaran Pengprov KKI Jawa Barat juga oleh Ketua FORKI Kota Bekasi, Riswan Tambunan dan Ketua FORKI Kabupaten Bekasi, Mirza Swandaru Riyanto serta para Pimpinan Perguruan Karate Se-Bekasi Raya.
Dalam sambutannya, Asep mengatakan Open Turnamen dan Festival Karate OSC Cup ini bukan sekadar kejuaraan biasa, tetapi juga ajang untuk mengasah diri, mempererat persaudaraan dan memupuk semangat kebersamaan di bidang olahraga.
“Kami dari Pengprov KKI Jawa Barat berkomitmen untuk terus mendukung atlet karate asal Bekasi hingga menjadi atlet andalan nasional, sebagai upaya menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” kata Asep.
Asep berharap Turnamen OSC Cup ini dapat menjadi sarana bagi anak-anak peserta Kejuaraan untuk terus mengembangkan potensi diri, serta memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan. Selain itu pula dapat menginspirasi semua lapisan, terutama generasi muda, untuk berprestasi, menjaga kesehatan, dan memiliki karakter yang kuat.
“Selamat kepada para pemenang. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati setiap usaha dan pengalaman di sini sangat berharga. Teruslah berlatih, karena kegagalan adalah langkah awal menuju kesuksesan,” pesannya.
Ketua Panitia Pelaksana Open Tournament dan Festival Karate OSC Cup se-Bekasi Raya, Mawardi, S.E. mengkleim peserta diikuti 1010 atlet karateka yang terdiri dari 13 kontingen atau perguruan se Bekasi Raya ikut dalam kegiatan ini.
“Diharap kan para peserta Karateka dapat meraih Prestasi lebih maksimal hingga menjadi atlet nasional maupun Internasional,” ungkap Ardi.
Sementara itu H. Aryo Kusuma Aji, S.E. yang menjadi pencetus adanya kejuaraan ini menilai seluruh pertandingan dalam Open Tournament dan Festival Karate OSC Cup se-Bekasi Raya Tahun 2026 berjalan baik dan sesuai aturan.
“Seluruh kegiatan kalau kita nilai sudah cukup baik, baik dari atlet maupun sistem pertandingan. Bahkan kami harapkan Kejuaraan ini dapat berlanjut dari tahun ketahun, sehingga presisi atlet terbaik akan terjring dengan sendirinya,” kata Aryo.
Mantan Ketua Komisi Perwasitan FORKI DKI ini meminta agar Sumber Daya Manusia untuk perwasitan di Beksi Raya dapat ditingkatkan. Kondisi ini diakui tanggung jawab seorang wasit/juri Karate harus menjadi hakim di Tatami secara jujur dan professional.
“Selektif dalam mengikuti ujian Perwasitan yang diterapkan oleh Dewan Wasit PB FORKI kita harus menerima dengan jiwa besar. walaupun masih ada kekurangan atau kelemahan disisi human error,” ujar Aryo.
sensei Aryo juga berharap agar setiap pertandingan karate yang digelar oleh FORKI Kabupaten/Kota dapat mengelar refreshing wasit/juri dengan melibatkan jajaran dewan wasit PB FORKI. Tujuannya agar lebih jujur dan professional dalam setiap pemgambilan Keputusan.
“Jadi supaya kejuaraan itu lebih lancar, sukses hingga tidak ada kesan keberpihakan pelatihnya,” harap Aryo.(M)