Kota Bekasi, Nusantara Bicara – Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) Bekasi resmi melantik kepengurusan periode 2026–2031. Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi organisasi pengusaha di wilayah Bekasi untuk memperkuat sinergi, memperluas jejaring bisnis, serta mendorong pertumbuhan usaha melalui kolaborasi.
Mengusung tema “Merajut Energi, Menggerakkan Kolaborasi dan Menumbuhkan Pejuang”, kegiatan pelantikan sekaligus silaturahmi bisnis tersebut digelar di Kota Bekasi, Senin (7/9/2026).
Sejumlah tokoh dan jajaran pengurus JAPNAS turut hadir, di antaranya Bayu Priawan Djokosoetono, Ketua Umum JAPNAS Pengurus Pusat sekaligus Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan dan Chairman Bluebird Group; Eddie Rukminto, CEO PT Truelogs Group sekaligus Dewan Pengawas JAPNAS Bekasi; Gunawan, Ketua Umum JAPNAS Jawa Barat; Agus Imam Santoso, Ketua Harian JAPNAS Jawa Barat; Widiyanto Saputra, Ketua Harian PP JAPNAS sekaligus Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia; Abdul Fatah, Ketua Umum JAPNAS Bekasi; Riyandi, Ketua Harian JAPNAS Bekasi; serta Arifin Ardi, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi JAPNAS Bekasi sekaligus Ketua Panitia.
Dalam sambutannya, Ketua JAPNAS Bekasi periode 2026–2031, Abdul Fatah, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pelantikan sekaligus mengajak seluruh pengurus dan anggota menjadikan momentum tersebut sebagai awal perjalanan baru organisasi.
“Tidak ada yang kebetulan. Ini semua merupakan anugerah yang Allah berikan kepada kita sehingga kita dapat berkumpul di tempat yang insyaallah mendatangkan keberkahan dalam kehidupan kita bersama,” ujar Abdul Fatah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan, dukungan, fasilitas, dan kontribusi sehingga pelantikan serta silaturahmi bisnis dapat terlaksana.
Abdul Fatah turut memberikan penghargaan kepada kepengurusan JAPNAS Bekasi periode 2020–2026 yang dinilai telah meletakkan fondasi penting bagi perjalanan organisasi.
Menurutnya, kepemimpinan di JAPNAS Bekasi bukan sekadar jabatan, melainkan amanah dan tanggung jawab untuk membawa organisasi semakin solid serta memberikan manfaat nyata bagi para pengusaha. “Menjadi ketua umum bukan sekadar jabatan, tetapi sebuah amanah dan tanggung jawab. Saya ingin JAPNAS Bekasi periode 2026–2031 menjadi rumah bersama bagi para pengusaha, tempat kita saling mengenal, saling mendukung, bertukar pengalaman, membuka akses dan menciptakan peluang,” tegasnya.
Dorong Sinergi Pengusaha Bekasi
Abdul Fatah menegaskan, dunia usaha tidak dapat berkembang secara optimal jika dijalankan sendiri. Sinergi dan kolaborasi antarpengusaha menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan usaha yang lebih kuat. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota JAPNAS Bekasi membangun organisasi yang aktif, solid, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.
“Dalam dunia usaha kita tidak bisa berjalan sendiri. Untuk bisa sukses dan bertumbuh, kita perlu membangun sinergi dan kolaborasi agar bisa tumbuh lebih kuat, lebih sukses dan lebih sejahtera,” katanya.
Semangat tersebut, lanjut Abdul Fatah, sejalan dengan semangat JAPNAS Bekasi, yakni “Sinergi Tumbuh Bersama.”
Ia mengatakan, program kerja kepengurusan periode 2026–2031 akan disusun berdasarkan kebutuhan nyata para pengusaha, bukan sekadar mengikuti kegiatan organisasi lainnya.
Silaturahmi Bisnis dan Klinik Bisnis Jadi Program Unggulan
Salah satu program yang akan dipertahankan sekaligus dikembangkan adalah Silaturahmi Bisnis, yang selama lima tahun sebelumnya dinilai memberikan dampak positif bagi anggota.
Pada periode baru, program tersebut akan diperkuat melalui Klinik Bisnis yang diharapkan menjadi ruang bagi pengusaha untuk membahas berbagai persoalan usaha secara lebih konkret.
“Silaturahmi bisnis dan klinik bisnis ini menjadi program yang insyaallah hasilnya bisa sama-sama kita evaluasi dan menjadi kebutuhan utama pengusaha-pengusaha di Kabupaten dan Kota Bekasi,” jelas Abdul Fatah. Menurutnya, forum tersebut dapat menjadi ruang bagi para pengusaha untuk berbagi pengalaman, mengevaluasi persoalan usaha, membangun jejaring, hingga membuka peluang kerja sama baru.
JAPNAS Tak Hanya Dorong Kesuksesan Bisnis
Visi JAPNAS Bekasi periode 2026–2031 tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis. Abdul Fatah juga ingin para pengusaha memiliki kehidupan yang sehat secara jasmani dan rohani.
Untuk mendukung visi tersebut, kepengurusan baru akan menghadirkan dua badan otonom, yakni JAPNAS Berbakti dan JAPNAS Sport.
JAPNAS Berbakti akan berfokus pada kegiatan sosial dan keagamaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat kesehatan rohani anggota. Sementara JAPNAS Sport diarahkan untuk mendorong pola hidup sehat melalui berbagai kegiatan olahraga bersama.
“Pengusaha Bekasi selain sukses bisnisnya harus juga sejahtera. Cara sejahtera harus sehat jasmani dan sehat rohani,” ungkapnya.
Ia berharap kehadiran kedua badan otonom tersebut dapat melengkapi ekosistem JAPNAS Bekasi. Dengan demikian, organisasi tidak hanya menjadi tempat membangun jaringan bisnis, tetapi juga wadah untuk meningkatkan kualitas kehidupan para anggotanya.
“Harapannya, dengan adanya JAPNAS Berbakti dan JAPNAS Sport, pengusaha tidak hanya sukses, tetapi juga bisa sejahtera dengan sehat jasmani dan sehat rohaninya,” pungkas Abdul Fatah.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, JAPNAS Bekasi diharapkan semakin mampu menjadi wadah kolaborasi strategis bagi para pengusaha di wilayah Bekasi. Organisasi tersebut juga diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang untuk memperkuat jejaring, memperluas peluang usaha, serta mendorong kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah. (P)