Babinsa Pulau Burung Galang Kolaborasi Strategis dengan Tim K3 PT RSUP dan Warga dalam Penanganan Karhutla

Spread the love

INDRAGIRI HILIR – Dalam upaya memperkuat ketahanan wilayah dan menjaga kelestarian lingkungan, Babinsa Koramil 11/Pulau Burung Raya (PBR), Kodim 0314/Indragiri Hilir, Sertu Siswanto, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang intensif pada Minggu, 6 September 2026. Kegiatan ini berlangsung di Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, dengan melibatkan berbagai elemen strategis setempat.

Fokus utama dari kegiatan tersebut adalah menjalin sinergi operasional antara aparat kewilayahan TNI AD dengan pihak industri dan masyarakat sipil. Sertu Siswanto secara khusus menggandeng tim Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (K3) dari PT RSUP serta perwakilan masyarakat Desa Pulau Burung. Langkah ini diambil sebagai respons proaktif terhadap potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap menjadi tantangan serius di wilayah rawan gambut seperti Inhil.

Dalam dialog yang berlangsung kondusif, Babinsa menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendeteksi dini titik panas. Kolaborasi dengan tim K3 PT RSUP dinilai sangat krusial mengingat perusahaan memiliki sumber daya teknis dan peralatan pemadam awal yang memadai. Sementara itu, keterlibatan masyarakat diharapkan dapat menjadi mata dan telinga di garis depan, mengingat pemahaman mereka terhadap kondisi geografis dan dinamika sosial di lapangan.

Sertu Siswanto menyampaikan bahwa penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan pendekatan komprehensif berbasis gotong royong. Melalui forum komsos ini, disepakati mekanisme pelaporan cepat dan prosedur evakuasi jika terjadi kejadian darurat. Harmonisasi hubungan antara TNI, perusahaan, dan warga menjadi kunci agar setiap langkah mitigasi dapat dieksekusi dengan cepat, tepat, dan terukur.

Selain aspek teknis penanganan api, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga stabilitas keamanan wilayah binaan. Babinsa berupaya memastikan bahwa kehadiran unsur korporasi seperti PT RSUP dapat bersinergi positif dengan kehidupan masyarakat sekitar, bukan justru menimbulkan gesekan sosial. Dengan adanya komunikasi yang terbuka, kepercayaan mutual antara ketiga pihak dapat terus dibangun dan dipelihara.

Pelaksanaan kegiatan komsos tersebut berjalan dengan lancar, tertib, dan aman tanpa adanya hambatan berarti. Antusiasme peserta dari kalangan masyarakat dan perwakilan PT RSUP menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya peran serta mereka dalam menjaga ekosistem lokal. Suasana dialogis yang terbangun mencerminkan kematangan dalam membangun kesadaran kolektif terhadap bahaya karhutla yang dapat merugikan banyak pihak.

Kodim 0314/Inhil melalui jajarannya di tingkat koramil terus mendorong implementasi program pencegahan karhutla yang berkelanjutan. Keterlibatan aktif Babinsa seperti Sertu Siswanto di garda terdepan membuktikan komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus menjaga kedaulatan lingkungan. Strategi pendekatan humanis melalui komsos terbukti efektif dalam menggalang dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat.

Keberhasilan kegiatan ini menjadi modal sosial yang berharga bagi Desa Pulau Burung dalam menghadapi musim kemarau atau periode rawan kebakaran. Diharapkan, kerja sama yang telah terjalin antara Babinsa, tim K3 PT RSUP, dan masyarakat dapat terus berlanjut dalam bentuk aksi nyata di lapangan. Dengan solidnya barisan pertahanan lingkungan ini, wilayah Pulau Burung diharapkan tetap aman, kondusif, dan bebas dari bencana karhutla di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan