Digembleng 3 Bulan di Cina, Perwira TNI AL Lulus Kursus Selam Militer

Spread the love

Nusantara Bicara, Jakarta — Prajurit TNI AL kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional dalam bidang penyelaman militer. Lettu Laut (P) Bramantya Mahendra Abi Yoga, perwira dari Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Satkoppeba) Komando Armada (Koarmada) II, sukses menyelesaikan kursus selam internasional di Cina.

Perwira muda ini melahap penggemblengan fisik dan taktik selama tiga bulan penuh di Naval Submarine Academy (NSA), People’s Liberation Army Navy (PLAN), Cina. Keikutsertaan Bramantya menjadi bagian dari agenda kerja sama internasional sekaligus upaya mendongkrak kompetensi pasukan berkualifikasi khusus bawah air.

Selama menempuh pendidikan ketat di Cina, Bramantya menguasai berbagai materi latihan komprehensif. Dirinya dituntut mahir menggunakan perangkat selam modern, mulai dari alat selam mandiri (scuba) hingga peranti selam yang pasokan udaranya disalurkan langsung dari permukaan (surface-supplied diving equipment).

Bukan sekadar kemahiran teknis menyelam, lembaga pendidikan militer Cina tersebut juga membekali peserta dengan pengetahuan mendalam seputar aspek keselamatan kerja. Bramantya wajib menguasai sistem komunikasi bawah air, koordinasi tim, serta prosedur operasi taktis di dalam lingkungan laut yang ekstrem dan menantang.

Porsi latihan komando ini juga menitikberatkan pada ketajaman merancang operasi penyelaman, manajemen risiko, hingga penanganan keadaan darurat di kedalaman laut. Lewat kombinasi teori dan praktik lapangan ini, perwira Satkoppeba tersebut siap mengadopsi perkembangan taktik penyelaman modern untuk diterapkan di tanah air.

Merespons keberhasilan anak buahnya, Panglima Koarmada II Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya melayangkan apresiasi tinggi atas capaian membanggakan di tingkat global tersebut. Alit menilai pengiriman prajurit ke luar negeri merupakan investasi jangka panjang yang sangat krusial bagi masa depan pertahanan maritim Indonesia.

“Pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan latihan bertaraf internasional merupakan investasi penting dalam membangun prajurit yang profesional, adaptif, dan berdaya saing global guna mendukung kesiapsiagaan operasi TNI AL dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks,” tegasnya, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Sabtu (6/6).

Alit menambahkan, peningkatan kapasitas personel lewat latihan bertaraf global menjadi modal utama dalam mencetak prajurit yang tangguh. Langkah taktis ini sangat penting guna memastikan jajaran armada siap menghadapi dinamika ancaman maritim di masa depan. (Agus)