HUT ke-12 Projo: Sayap Organisasi Satgas P2MI Siapkan Strategi Lindungi Pekerja Migran dari Jeratan Modus Penipuan

Spread the love


​JAKARTA, Nusantarabicara — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Projo menjadi titik tolak penguatan advokasi perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI). Melalui organisasi sayapnya, Satgas P2MI menegaskan komitmen untuk mengawal nasib PMI agar terhindar dari berbagai praktik penipuan lowongan kerja luar negeri ilegal yang marak terjadi.


​Dalam keterangannya ketua Satgas P2MI Judi Panca, menyampaikan bahwa gerakan ini berpegang teguh pada prinsip dasar organisasi, yakni tetap “setia di garis rakyat”, dengan fokus utama pada perlindungan dan pendampingan tenaga kerja migran.


​”Prinsipnya kita sama dengan sayap Projo lainnya, setia di garis rakyat. Namun, fokus utama kita saat ini diarahkan pada penanganan dan advokasi pekerja migran, yang program kerjanya mulai digulirkan dalam bulan-bulan ini,” ujar Judi Panca di sela acara HUT ke-12 Projo.

​Sebagai langkah awal, pihak sayap Projo menjadwalkan agenda audiensi dengan kementerian dan lembaga terkait, khususnya Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Sinergi ini ditujukan untuk membangun kanal komunikasi dan memperkuat pengawasan hingga tingkat akar rumput.


​Langkah tersebut dinilai mendesak menyusul maraknya kasus kejahatan daring (scamming) dan penipuan kerja lintas negara yang menyasar calon tenaga kerja di daerah pedesaan akibat minimnya literasi prosedur migrasi resmi.


​”Kami ingin membantu masyarakat agar tidak terpengaruh bujuk rayu informasi yang menyesatkan dan merugikan mereka. Edukasi serta sosialisasi prosedur resmi menjadi pekerja migran yang aman dan sesuai aturan hukum akan terus dimasifkan,” tambahnya.


​Selain edukasi pencegahan, sayap Projo juga menyatakan kesiapannya untuk membuka layanan pengaduan serta berkolaborasi langsung dengan Satuan Tugas (Satgas) bentukan pemerintah guna merespons cepat laporan masyarakat di daerah. (PS)

Tinggalkan Balasan