HUT ke-28 PAN, Eka Lestari Sinaga: Perempuan Tak Butuh Belas Kasihan, Tapi Kesempatan

Spread the love

Jakarta, Nusantara Bicara — Perempuan dinilai tidak cukup hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat program, tetapi perlu diberikan ruang, akses, dan kesempatan untuk tumbuh secara mandiri. Hal itu disampaikan Wakil Bendahara Umum Perempuan Partai Amanat Nasional (PUAN) Eka Lestari Sinaga dalam momentum puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN).

Eka hadir dalam acara yang digelar di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (18/9/2026). Peringatan HUT ke-28 PAN mengusung tema “Gerak Cepat Bantu Rakyat” dan turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta sejumlah pimpinan partai politik.

Acara HUT dirangkaikan dengan Peluncuran dan peresmian “Gerakan Nasional PANsar Murah oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan potongan harga hingga 50%-75% bagi masyarakat luas”.

Lebih lanjut, Eka Lestari saat ditemui awak media menyampaikan bahwa PUAN mendorong program-program yang menyentuh kebutuhan riil perempuan di daerah, mulai dari pelatihan literasi keuangan, akses permodalan bagi UMKM perempuan, hingga pendampingan usaha. Kami ingin kader PUAN dikenal karena kompetensinya dan dihormati karena kemandiriannya,” ujarnya.

Selain itu Eka juga memberikan apresiasi terhadap visi PUAN pentingnya membuka peluang bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi. “Perempuan tidak membutuhkan belas kasihan, tetapi membutuhkan kesempatan.

Tugas kami adalah memastikan setiap rupiah yang dikelola organisasi dapat menjadi peluang nyata bagi kader di daerah, mulai dari ibu rumah tangga yang menjadi ‘menteri keuangan’ keluarga hingga pengusaha perempuan yang mampu membuka lapangan pekerjaan. (P)




Tinggalkan Balasan