Kapolres Jakarta Utara Ikuti Zoom Meeting Acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Yang Dihadiri Presiden RI Di Nganjuk

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz, S.I.K., M.Si.(16/5/2026)

Nusantara Bicara, Jakarta — Prabowo Subianto menghadiri acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, ground breaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, serta launching operasional 166 SPPG Polri di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).


Dalam sambutannya, Presiden menegaskan pentingnya menjaga kedaulatan pangan nasional sebagai bagian dari kekuatan bangsa. Ia menyebut ketahanan pangan menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan Indonesia.

Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran Polri atas dedikasi dan capaian yang telah dilakukan, khususnya dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Jadi kedaulatan kita terjaga dan kita amankan,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.


Ia menegaskan program MBG akan terus berjalan dan diperluas ke seluruh Indonesia. Pemerintah menargetkan sebanyak 1.500 layanan MBG dapat beroperasi guna mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan balita.


Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. saat mengikuti zoom meeting kegiatan tersebut sekaligus pembukaan SPPG di wilayah Sukapura, Jalan Cakung Cilincing, Jakarta Utara, menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG di Kelapa Gading sejauh ini mendapat respons positif dari para siswa.


Alhamdulillah di Kelapa Gading kalau kita membaca komentar dari siswa-siswanya positif. Makanannya enak-enak dan menunya bisa diterima oleh siswa,” ujarnya.
Meski demikian, Erick mengingatkan seluruh pengelola SPPG agar memperhatikan standar operasional secara ketat, terutama terkait keamanan pangan dan kebersihan.


Ia menekankan agar seluruh prosedur dijalankan dengan serius guna menghindari terjadinya keracunan makanan maupun kendala lain yang dapat merugikan masyarakat.


“Saya harap SPPG yang ada di Kelapa Gading bisa menjadi contoh untuk SPPG lainnya, baik dari persyaratan, kelengkapan, operasional maupun manajemennya,” katanya.


Erick juga meminta seluruh pihak turut mengawasi dan mendukung pelaksanaan program tersebut agar benar-benar memberikan manfaat positif bagi masyarakat.


Menurutnya, kualitas gizi dan menu makanan harus menjadi prioritas agar makanan yang diberikan dapat diterima anak-anak dan membantu meningkatkan kesehatan serta kecerdasan generasi muda, tegas Erick.


Di kesempatan yang sama, AKP Bobi Subasri, S.T.K., S.I.K. selaku Kapolsek Cilincing, menyampaikan bahwa di wilayah Cilincing terdapat lebih dari 20 sekolah penerima manfaat program MBG.
“Sedang untuk SPPG Sukapura ini ada sekitar enam sampai tujuh sekolah dalam radius pelayanan. Sampai saat ini Alhamdulillah di Cilincing belum ada kejadian seperti keracunan,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa standar operasional sebenarnya sudah tersedia dan tinggal dijalankan dengan disiplin oleh seluruh pengelola agar kejadian yang merugikan anak-anak tidak terjadi.


Program MBG sendiri diharapkan mampu memberikan manfaat bagi generasi penerus bangsa di wilayah ini dan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, turup Bobi.(PS)

Tinggalkan Balasan