Komitmen Ketua DPRD di Ajang JASUTRA: Jadikan Danau Duta Harapan Ikon Wisata Baru di Bekasi Utara

Nusantara Bicara, KOTA BEKASI – Kawasan Danau Duta Harapan, Bekasi Utara, berubah menjadi lautan manusia pada Ahad pagi (3/5). Ribuan warga tumpah ruah mengikuti gelaran JASUTRA (Jalan Santai Utara), sebuah ajang olahraga rekreasi yang sukses memadukan pola hidup sehat dengan penguatan silaturahmi antarwarga.

Acara yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini tidak hanya menarik minat masyarakat umum, tetapi juga menjadi magnet bagi jajaran legislatif dan tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran Tokoh & Sinergi Komunitas
Kemeriahan JASUTRA kali ini terasa istimewa dengan hadirnya sejumlah tokoh penting yang berbaur langsung dengan peserta, di antaranya: Dr. Sardi Efendi (Ketua DPRD Kota Bekasi), Muhammad Kamil, S.E. (Legislator DPRD Kota Bekasi), Ali Apipudin, S.E., M.M. (Ketua Forum Dumas), Dr. Anas Ponijan (Ketua Komunitas JASUTRA & Inisiator Penggerak), Hendri (Ketua Pokdarwis Danau Duta), Serta para Ketua RW di wilayah Bekasi Utara.

Catatan Sejarah dan Pondasi Kehidupan
Sebagai inisiator penggerak, Ketua JASUTRA, Dr. Anas Ponijan, menyampaikan pesan mendalam mengenai urgensi kegiatan ini bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa JASUTRA bukan sekadar ajang kumpul-kumpul biasa.

“Hari ini bukan sekadar ceremony, hari ini adalah catatan sejarah besar tentang sebuah gerakan kebersamaan yang akan menyadarkan kita bahwa sehat adalah pondasi kehidupan. Hari ini langkah kecil kita akan menentukan kualitas kehidupan kita di masa depan,” ujar Dr. Anas Ponijan dalam sambutannya.

Destinasi Wisata Rakyat: “Milik Warga, Bukan Komersil”
Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, turut menekankan bahwa kegiatan ini adalah sarana self-healing yang efektif untuk mempererat kerukunan tetangga. Sardi juga mengungkapkan rencana strategis bersama Pemerintah Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Wali Kota Bp. Tri Adhianto untuk mempercantik Danau Duta Harapan sebagai destinasi wisata unggulan.

“Kawasan ini adalah milik warga. Pemerintah tidak akan mengomersilkan dengan retribusi masuk. Namun, pemerintah akan menyiapkan lahan parkir yang representatif sehingga pendapatan daerah bisa didapat dari retribusi parkir, bukan dari warga yang ingin menikmati danau,” tegas Sardi Efendi.

Sehat, Bahagia, dan Bertabur Hadiah
Usai melintasi rute jalan santai, peserta diajak bersenam bersama dan dihibur oleh penampilan seni qasidah yang menyejukkan suasana. Kemeriahan memuncak saat sesi pembagian doorprize dan berbagai hadiah menarik.

“Kegiatan ini bukti nyata betapa guyubnya warga Bekasi Utara. Selain badan jadi bugar, kita bisa saling sapa dan memperkuat silaturahmi di tempat yang asri ini,” pungkas Bang Rosadi, perwakilan panitia penyelenggara.(Agus)

Tinggalkan Balasan