KRI Canopus-936 Dikerahkan untuk Perkuat Ekspedisi Jala Citra

Nusantara Bicara, JAKARTA — Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Canopus-936 bakal dioperasikan dalam misi ekspedisi bawah laut Jala Citra.

“Dengan adanya kedatangan KRI Canopus-936 baru ini mudah-mudahan beberapa perairan yang tadinya belum tersentuh bisa dipetakan,” kata Ali saat jumpa pers usai menerima KRI Canopus-936 di dermaga Kolinlamil Jakarta, Senin.

Ekspedisi Jala Citra sendiri ialah program riset hidrografi serta oseanografi tahunan yang memiliki target untuk memperbarui peta permukaan maupun bawah laut di wilayah Indonesia.

Ali memaparkan bahwa sebelumnya pihak TNI AL hanya mengandalkan dua kapal bantu Hidro Oseanografi, yakni KRI Rigel-933 dan KRI Spica-934.

Kedua kapal tersebut dirasa kurang optimal lantaran memiliki keterbatasan pada teknologi sonar dalam hal pemetaan bawah laut.

Oleh sebab itu, dengan kehadiran KRI Canopus-936, Ali menaruh harapan agar proses pemetaan laut dapat dikerjakan secara maksimal untuk memperkokoh pengamanan wilayah teritorial laut Indonesia.

KRI Canopus-936 telah dibekali beragam teknologi mutakhir, mulai dari Hydrographic Survey Launcher (HSL), Autonomous Underwater Vehicle (AUV), Remotely Operated Vehicle (ROV), Autonomous Surface Vehicle (AUV) hingga Unmanned Aerial Vehicle (UAV).

“Peralatan itu digunakan untuk melakukan survei hidrografi, oseanografi, geofisika, hingga pemetaan secara detail di dasar laut,” ujar Ali.

Selain berfungsi memantau area bawah laut, kapal ini juga diposisikan untuk menunjang operasi militer, seperti pemetaan jalur bagi kapal selam, pendeteksian ranjau laut, patroli keamanan, hingga sokongan intelijen maritim.

Ali menambahkan bahwa KRI Canopus-936 juga kompeten dalam mengemban misi pencarian dan pertolongan (SAR) bawah air, termasuk mendeteksi sinyal darurat serta mencari objek yang berada di dasar laut.

Berkat teknologi ini, menurutnya, TNI AL memiliki kemampuan untuk mencari kapal selam yang mengalami insiden kecelakaan dan tenggelam di laut. (Agus)

Tinggalkan Balasan