Munaslub Srikandi Hanura Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Peran Perempuan Menuju Pemilu 2029

Spread the love

Nusantara Bicara, Jakarta -– Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Srikandi Hanura Se-Indonesia yang digelar di The Tavia Heritage Hotel Jakarta, Minggu (21/6/2026), menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi perempuan Partai Hanura sekaligus menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029.


Kepala Bidang Hukum Sherley Lusye Wetik menegaskan bahwa Srikandi Hanura memiliki peran strategis sejak awal berdirinya Partai Hanura. Menurutnya, organisasi perempuan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sayap partai, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan pendampingan hukum dan advokasi kepada masyarakat.


“Srikandi Hanura melalui bidang hukum berupaya hadir untuk membantu masyarakat, khususnya kelompok-kelompok yang membutuhkan perlindungan dan pendampingan hukum. Kami ingin menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat yang menghadapi berbagai persoalan hukum,” ujar Sherley.


Ia menjelaskan, bidang hukum Srikandi Hanura memiliki tugas yang tidak hanya berkaitan dengan persoalan internal organisasi dan partai, tetapi juga menjangkau masyarakat luas melalui berbagai program bantuan hukum dan advokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses keadilan, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan hukum.


Menurut Sherley, pelaksanaan Munaslub menjadi bagian dari proses konsolidasi organisasi guna mempersiapkan kepengurusan dan program kerja yang lebih efektif ke depan. Ia optimistis kepemimpinan yang akan terbentuk mampu membawa Srikandi Hanura semakin aktif dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Sherley juga menyoroti pentingnya peningkatan peran perempuan dalam dunia politik. Ia berharap pada Pemilu 2029 perempuan tidak lagi hanya diposisikan sebagai pelengkap untuk memenuhi ketentuan kuota keterwakilan perempuan.


“Perempuan harus hadir dengan gagasan, program, dan misi yang jelas untuk memajukan partai, memberdayakan perempuan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Jangan sampai perempuan hanya dijadikan pelengkap kuota semata,” tegasnya.


Ia menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya perempuan di bidang politik, hukum, dan kepemimpinan menjadi faktor penting dalam memperkuat kontribusi perempuan terhadap pembangunan bangsa. Karena itu, Srikandi Hanura berkomitmen mendorong lahirnya kader-kader perempuan yang kompeten, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.


Melalui Munaslub ini, Srikandi Hanura diharapkan mampu menghasilkan berbagai keputusan strategis yang memperkuat posisi organisasi sebagai wadah perjuangan perempuan di lingkungan Partai Hanura, sekaligus memperluas kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan nasional menjelang Pemilu 2029. (Ardendi)