Nusantara Bicara, Jakarta — Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Letjen TNI Kunto Arief Wibowo menggelar kunjungan kerja ke Markas Komando Pasmar 2. Kedatangan jenderal bintang tiga ini disambut hangat oleh Komandan Pasmar 2 Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto di Kesatrian Marinir Moekijat, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (26/5).
Pertemuan lintas komando ini menjadi momentum penting untuk mempererat soliditas serta sinergitas antarsatuan TNI demi menjaga kedaulatan NKRI. Selain menyaksikan penayangan profil satuan, Kunto memanfaatkan kunjungan ini untuk bernostalgia.
Di hadapan para prajurit baret ungu tersebut, mantan Pangdam Siliwangi ini menceritakan kisah masa kecilnya yang lekat dengan lingkungan Korps Marinir. Kunto rupanya saksi hidup sejarah peralihan alat utama sistem persenjataan (alutsista) legendaris milik Indonesia.
Kunto membeberkan memori pergantian operasional tank amfibi PT-76 era Trikora. Kendaraan tempur legendaris buatan Uni Soviet yang dibeli pada 1960-an itu awalnya dikelola oleh Batalion Zeni Tempur (Yonzipur) 10/Amfibi, yang kini bertransformasi menjadi Yonzipur 10/JP/2 Kostrad Pasuruan, sebelum akhirnya diserahkan penuh ke Satuan Tank Amfibi Korps Marinir.
“Saya atas nama keluarga besar Kogabwilhan I mengucapkan banyak terima kasih dan salam bangga buat seluruh warga Marinir, khususnya Pasmar 2. Banyak di antara prajurit yang pernah bersama saya dalam berbagai penugasan,” ujar Kunto, dikutip dari keterangan Pasmar 2, Jumat (29/5).
Apresiasi tinggi dari pimpinan Kogabwilhan I ini disambut positif oleh pihak tuan rumah. Oni menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kesediaan Kunto menyambangi markasnya.
Pertemuan hangat dua jenderal ini sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk terus meningkatkan komunikasi lapangan. Langkah ini diaplikasikan untuk memastikan seluruh elemen pertahanan negara tetap berada dalam kesiapsiagaan tertinggi. (Agus)