DPD AMBI Jakarta Timur Optimistis Hasil Munas AMBI 2026 Akan Perkuat Jaringan Bisnis Pelaku Usaha Mobil Bekas

Jakarta, Nusantarabicara.com -– Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Mobil Bekas Indonesia (AMBI) 2026 dinilai menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar pelaku usaha mobil bekas dari seluruh Indonesia sekaligus membuka peluang kerja sama bisnis yang lebih luas.


Hal tersebut disampaikan Daniel Cosmas dari DPD AMBI Jakarta Timur saat ditemui di sela-sela pelaksanaan Munas AMBI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Daniel, kehadiran ratusan pemilik showroom dari berbagai daerah membuat para pelaku usaha memiliki kesempatan saling mengenal, bertukar pengalaman, hingga membangun jejaring bisnis yang selama ini sulit terjalin.


“Melalui acara ini kami mendapat banyak manfaat. Selama ini banyak showroom yang belum saling mengenal. Dengan bergabung di AMBI dan mengikuti Munas, kami jadi memiliki banyak teman dan hubungan bisnis menjadi lebih mudah. Itu salah satu tujuan utama kami mengikuti organisasi ini,” ujarnya.


Daniel menjelaskan, pasar mobil bekas di wilayah Jakarta Timur masih didominasi kendaraan dengan harga yang terjangkau. Menurutnya, mobil dengan kisaran harga di bawah Rp200 juta hingga Rp300 juta menjadi pilihan utama masyarakat.


“Kalau di Jakarta Timur, yang paling laku adalah mobil dengan harga di bawah Rp200 juta. Segmen di bawah Rp300 juta juga masih sangat diminati karena sesuai dengan daya beli masyarakat,” katanya.


Ia menambahkan, karakter pasar mobil bekas di setiap daerah memiliki perbedaan. Kondisi ekonomi dan potensi sumber daya alam di masing-masing wilayah turut memengaruhi daya beli masyarakat terhadap kendaraan.


“Setiap daerah punya karakter pasar sendiri. Daerah yang ekonominya kuat tentu daya belinya juga lebih tinggi dibanding daerah lainnya,” jelasnya.


Terkait terpilihnya kembali Tjung Subianto sebagai Ketua Umum AMBI periode 2026–2029 secara aklamasi, Daniel mengaku optimistis organisasi akan semakin berkembang.


“Pak Tjung adalah sosok yang tepat memimpin AMBI. Terpilihnya beliau secara aklamasi menunjukkan kepercayaan penuh dari seluruh anggota. Harapan saya AMBI semakin solid, semakin besar, dan mampu membuka lebih banyak peluang bagi para pelaku usaha mobil bekas,” ungkapnya.


Daniel sendiri mulai merintis usaha showroom mobil bekas pada 2022. Meski tergolong pendatang baru, usahanya terus berkembang dengan memiliki dua unit showroom dan satu lokasi penyimpanan kendaraan.


Saat ini, showroom miliknya rata-rata menjual sekitar 20 unit mobil setiap bulan, bahkan pada periode ramai penjualan dapat mencapai lebih dari 30 unit.


“Penjualan rata-rata sekitar 20 unit per bulan. Kalau sedang ramai bisa jauh lebih banyak. Mobil yang paling diminati pelanggan kami adalah merek Honda dan Daihatsu, terutama di segmen harga di bawah Rp200 juta,” tuturnya.


Daniel berharap AMBI terus menjadi wadah yang mampu memperkuat solidaritas antaranggota sekaligus mendorong pertumbuhan industri mobil bekas nasional melalui kolaborasi, pertukaran informasi, dan perluasan jaringan usaha di seluruh Indonesia. (PS)

Tinggalkan Balasan