KRI Bima Suci Bawa Puluhan Taruna AAL Merapat ke Vladivostok Rusia

Nusantara Bicara, Jakarta — Kapal latih tiang tinggi kebanggaan TNI AL, KRI Bima Suci, merapat di Pelabuhan Vladivostok, Rusia, Rabu (10/6). Kedatangan kapal pembawa satuan latihan Kartika Jala Krida 2026 ini mendapat sambutan hangat dari jajaran Armada Primorsky Rusia.

Pelayaran muhibah atau perjalanan persahabatan tersebut mengemban misi penting sebagai Duta Bangsa Indonesia di kancah internasional. Rombongan kapal bertolak dari Busan, Korea Selatan, sejak Sabtu (6/6).

Perjalanan menuju Rusia yang dipimpin langsung oleh Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto ini merupakan etape atau paruh perjalanan ketujuh dalam rangkaian misi Kartika Jala Krida 2026.

TNI AL menerjunkan 77 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-73 dari korps teknik, elektro, dan suplai dalam pelayaran kali ini. Barisan taruna muda tersebut bertugas menggantikan posisi taruna korps pelaut yang telah menyelesaikan fase latihan pada pelayaran sebelumnya.

Sebelum tiba di Rusia, kapal layar bernomor lambung 945 ini lebih dulu menyinggahi Shanghai, Cina, dan Busan, Korea Selatan. Di negara-negara tersebut, para taruna sempat memukau masyarakat lokal melalui program open ship atau buka kapal untuk umum serta pesta resepsi geladak.

Kini, setibanya di Vladivostok, upacara penyambutan militer yang megah langsung menyambut para awak kapal.

Sejumlah pejabat tinggi ikut menghadiri prosesi ini, termasuk staf khusus Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksdya Agus Hariadi. Kepala Markas Besar Armada Primorsky Laksda Alexander Bagdasarov beserta jajaran juga tampak hadir di lokasi.

Usai upacara penyambutan, Agus memberikan pengarahan khusus kepada seluruh taruna di ruang kelas KRI Bima Suci.

Ia menekankan pentingnya mengamalkan filosofi Hree Dharma Shanty, yang bermakna malu berbuat cela, sebagai pedoman moral calon perwira.

“Sebagai calon perwira, kalian tidak boleh melanggar aturan, wajib melaksanakan tugas negara dengan tulus, serta menjadi pembawa damai di mana pun kalian berada,” tegas Agus di hadapan para taruna, dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (11/6).

Sesuai jadwal, KRI Bima Suci bakal bersandar di Vladivostok hingga 13 Juni 2026 untuk menggelar sejumlah kegiatan diplomasi maritim.

Setelah menyelesaikan seluruh agenda diplomasi di Rusia, KRI Bima Suci bakal melanjutkan rute pelayaran menuju Jepang dan Filipina sebelum akhirnya bertolak pulang ke pangkalan utama di Jawa Timur. (Agus)

Tinggalkan Balasan