JAKARTA, Nusantarabicara.com — Kodam XVII/Cendrawasih berhasil meraih juara pertama dalam Piala Panglima TNI Esports Championship 2026, sebuah kompetisi yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI).Sejarah Indonesia
Turnamen ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan atlet esports sekaligus membuka peluang bagi talenta daerah untuk bersaing di tingkat nasional.
Rangkaian kompetisi diawali dengan kualifikasi di masing-masing Komando Daerah Militer (Kodam). Tim yang lolos dari tahap daerah kemudian melanjutkan perjuangan melalui kualifikasi tingkat nasional untuk memperebutkan tempat di babak final.
Pada babak final, Kodam XVII/Cendrawasih berhasil meraih Juara 1, disusul oleh tim Kodam V/Brawijaya sebagai Juara 2 dan tim Kodam II/Sriwijaya sebagai Juara 3.
Hasil ini menjadi pencapaian bagi para peserta sekaligus menunjukkan potensi talenta esports dari berbagai wilayah Indonesia untuk bersaing di tingkat nasional.
Melalui Piala Panglima TNI Esports Championship 2026, esports menjadi ruang perjumpaan antara TNI dan generasi muda melalui pendekatan yang modern dan dinamis.
Kehadiran TNI di tengah komunitas esports menegaskan semangat bahwa TNI kuat bersama rakyat dan anak-anak muda Indonesia, sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi melalui esports.
Ketua Bidang Kompetisi Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) sekaligus Wakil Ketua Panitia Piala Panglima TNI Esports Championship 2026, Canka Adzana Jagad Subiyanto, menjelaskan bahwa kompetisi ini dirancang untuk menjangkau komunitas esports di berbagai daerah dan membuka peluang bagi talenta lokal untuk berkembang.
“Melalui Piala Panglima TNI Esports Championship 2026, kami ingin menghadirkan wadah bagi komunitas esports di berbagai daerah untuk berkompetisi dan menunjukkan potensi terbaik mereka,” kata Ketua Bidang Kompetisi Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) sekaligus Wakil Ketua Panitia Piala Panglima TNI Esports Championship 2026, Canka Adzana Jagad Subiyanto pada Jumat, 24 Oktober.
Dengan mengusung tema ‘Rise as One’, kompetisi ini membawa semangat persatuan di tengah keberagaman Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi talenta-talenta daerah untuk berkembang menjadi atlet esports potensial yang dapat berkontribusi bagi prestasi Indonesia di masa depan.
Sementara itu, Ketua Umum PBESI, M. Herindra, menekankan pentingnya membangun ekosistem esports yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan potensi atlet secara berkelanjutan.
“PB ESI juga terus mendorong lahirnya wajah-wajah baru dalam ekosistem esports Indonesia yang merepresentasikan generasi muda yang dinamis, modern, dan penuh warna. Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia bukan sekadar penonton dalam perkembangan esports global, melainkan mampu mengambil peran sebagai salah satu kekuatan yang diperhitungkan di dunia,” ujarnya. (Agus)