Nusantara Bicara, Jakarta – PT Feng Global Indo turut ambil bagian dalam ajang International Industrial Week Indonesia 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 3–6 Juni 2026. Perusahaan yang bergerak di bidang sistem pergudangan dan material handling ini menghadirkan berbagai solusi penyimpanan modern, termasuk teknologi rak otomatis untuk mendukung efisiensi operasional industri.
Director PT Feng Global Indo, Vivi Yao, mengatakan bahwa perusahaan tidak hanya menyediakan produk rak gudang, tetapi juga menawarkan solusi menyeluruh bagi pelanggan yang menghadapi kendala kapasitas dan tata ruang pergudangan.
“Kalau ada perusahaan yang memiliki keterbatasan ruang, kami bisa membantu merancang gudangnya sekaligus menyediakan sistem rak yang sesuai dengan kebutuhan. Kami juga memiliki berbagai jenis material handling equipment yang dapat mendukung operasional pergudangan,” ujarnya saat ditemui di sela pameran, Rabu (3/6/2026).

Vivi menjelaskan, PT Feng Global Indo berasal dari China dan mulai berkembang di Indonesia sejak sekitar tahun 2013. Hingga saat ini perusahaan telah memiliki sejumlah cabang di berbagai daerah, antara lain Jakarta, Tangerang, Semarang, Surabaya, dan Batam.
Menurutnya, produk unggulan yang paling banyak diminati pasar saat ini masih didominasi oleh rak-rak gudang, termasuk sistem penyimpanan otomatis yang mulai banyak digunakan oleh perusahaan besar.
“Teknologi rak otomatis saat ini masih relatif baru di Indonesia sehingga menjadi salah satu solusi yang cukup diminati. Beberapa perusahaan besar sudah menggunakannya untuk meningkatkan efisiensi penyimpanan dan distribusi barang,” katanya.

Terkait kondisi bisnis, Vivi mengakui bahwa perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini turut berdampak pada industri pergudangan. Meski demikian, perusahaan masih mampu bertahan karena kebutuhan akan sistem penyimpanan dan logistik tetap ada.

“Tahun ini memang ada penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Namun kami masih bisa bertahan karena kebutuhan pergudangan tetap diperlukan oleh pelaku usaha,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pengaruh nilai tukar mata uang terhadap biaya impor, mengingat sebagian besar produk perusahaan masih didatangkan dari China. Kenaikan harga material dan biaya operasional turut menjadi tantangan sehingga perusahaan belum dapat memberikan program diskon khusus untuk produk-produk tertentu.
Melalui keikutsertaan dalam International Industrial Week Indonesia 2026, PT Feng Global Indo berharap dapat memperluas jaringan pelanggan, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Kami ingin menjangkau lebih banyak pelanggan nasional maupun internasional. Silakan datang ke booth kami untuk melihat teknologi yang dapat diterapkan di gudang dan operasional bisnis Anda,” kata Vivi.
Ia berharap kondisi ekonomi nasional ke depan semakin stabil sehingga dunia usaha dapat terus berkembang dan berinvestasi dalam peningkatan teknologi serta efisiensi operasional.
“Harapannya ekonomi tetap stabil dan para pelaku bisnis bisa terus berkembang di berbagai sektor,” pungkasnya ((P)