Jakarta, Nusantara Bicara – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, menegaskan komitmennya membangun kekuatan politik baru melalui penguatan organisasi dan pendekatan sosial yang lebih inklusif. Di bawah kepemimpinan Hadi Susilo, DPC PKB Keerom optimistis mampu meraih kursi legislatif pada Pemilu 2029, setelah pada pemilu sebelumnya belum berhasil menempatkan wakilnya di DPRD.
Pernyataan tersebut disampaikan Hadi Susilo usai mengikuti Pelantikan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) DPC PKB se-Indonesia Masa Bakti 2026–2031 di Alun-Alun Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
“Ketua baru, semangat baru. Kami harus mulai berinovasi dan bergerak cepat melalui berbagai kegiatan sosial agar masyarakat semakin mengenal PKB. Pendekatan sosial menjadi strategi utama kami dalam membangun kepercayaan masyarakat,” ujar Hadi.
Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kampung
Sebagai langkah awal, DPC PKB Keerom akan melakukan konsolidasi organisasi secara menyeluruh, mulai dari tingkat kabupaten, Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga kepengurusan ranting di desa dan kampung.
Hadi menargetkan seluruh struktur kepengurusan di tingkat bawah dapat terbentuk paling lambat pada Agustus 2026 sebagai fondasi menghadapi agenda politik mendatang.
“Kami ingin mesin partai benar-benar siap bekerja sejak sekarang. Penguatan organisasi hingga tingkat kampung menjadi prioritas utama agar PKB semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.
Strategi Inklusif di Wilayah Multikultural
Hadi menjelaskan, Kabupaten Keerom memiliki karakter masyarakat yang beragam, sehingga pendekatan politik harus dilakukan secara inklusif dan mengedepankan kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, program-program kemasyarakatan akan menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan PKB sekaligus menarik minat generasi muda dan tokoh masyarakat agar bergabung membesarkan partai.
“Melalui kegiatan sosial, kami ingin membangun kedekatan dengan seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Itulah cara kami memperkuat basis dukungan PKB di Keerom,” ujarnya.
Optimistis Raih Kursi DPRD pada 2029
Berbekal pengalaman sebagai mantan calon Wakil Bupati Keerom, Hadi mengaku memahami kondisi sosial, geografis, dan kebutuhan masyarakat di daerahnya.
Pengalaman tersebut akan menjadi modal penting dalam menyusun strategi pemenangan PKB pada Pemilu 2029.
Ia optimistis, dengan konsolidasi organisasi yang kuat, kader yang solid, serta pendekatan sosial yang berkelanjutan, PKB Keerom mampu mencatat sejarah baru dengan meraih kursi legislatif pada Pemilu 2029.
“Kami optimistis kerja keras yang dimulai hari ini akan membuahkan hasil. Target kami jelas, membawa PKB menjadi partai yang diperhitungkan dan memperoleh kursi di DPRD Kabupaten Keerom pada Pemilu 2029,” tegas Hadi.
Pelantikan pengurus DPC PKB se-Indonesia tersebut menjadi momentum bagi seluruh jajaran partai untuk memperkuat konsolidasi, meningkatkan kapasitas organisasi, dan mempersiapkan strategi pemenangan menghadapi Pemilu 2029.