Agar Tak Numpang Koopsudnas Lagi, Kohanudnas akan Bangun Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional

Nusantara Bicara, Jakarta — Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) akan membangun command and control (C2) Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional (Popunas) sendiri.

Sebab, saat ini, Kohanudnas belum memiliki sarana C2 Popunas yang berdiri sendiri sebagai pusat komando dan pengendalian pertahanan udara nasional.

Rencana pembangunan C2 Popunas itu dibahas dalam rapat yang dipimpin Kepala Staf Komando Pertahanan Udara Nasional (Kas Kohanudnas) Mayjen TNI Trias Wijanarko di Ruang Rapat Markas Kohanudnas, Jakarta, Selasa (23/6).

Dalam rapat, Perwira Bantu II/Kom Skomlek Kolonel (Lek) Panca Prawira memaparkan desain pembangunan C2 Popunas.

Panca menyampaikan, selama ini, pelaksanaan fungsi pemantauan, pengendalian, komunikasi operasi, visualisasi situasi udara, serta dukungan pengambilan keputusan masih menggunakan sarana C2 yang berada di Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) secara bersama-sama.

“Kondisi tersebut menyebabkan fungsi Popunas belum dapat berjalan secara optimal sebagai pusat integrasi pertahanan udara nasional yang mandiri, karena sarana yang digunakan masih berbagi dengan kebutuhan operasi Koopsudnas,” tulis keterangan Kohanudnas, Rabu (24/6).

Terkait C2 Popunas, Kas Kohanudnas menekankan bahwa pembangunan harus berorientasi pada integrasi sistem, bukan sekadar pengadaan perangkat.

“Setiap perangkat C2, komunikasi, server, display, jaringan, radar interface, EMSO, anti-UAV, dan supporting system harus dirancang dalam satu arsitektur yang saling terhubung, interoperable, aman, dan dapat dikembangkan pada masa depan,” kata Mayjen Trias. (Agus)

Tinggalkan Balasan