JAKARTA, Nusantarabicara — HKBP Menteng menggelar Dialog Kebangsaan bertema “Keluarga Kuat, Bangsa Kuat: Terus Melayani dan Berdampak” di HKBP Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus dialog untuk memperkuat peran keluarga, gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kehidupan kebangsaan yang harmonis serta memberikan dampak nyata.
Dialog tersebut dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Pendeta Resort HKBP Menteng Pdt. Sahat Manulang, Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, Ketua STFT Jakarta Pdt. Prof. Binsar Pakpahan, Rektor Universitas Kristen Indonesia Prof. Angel Damayanti, jemaat HKBP Menteng Martin Hutabarat, serta David Manalu sebagai moderator.
Pdt. Sahat Manulang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur DKI Jakarta dan kesempatan berdialog bersama warga HKBP Menteng. Ia menegaskan bahwa gereja memiliki komitmen untuk menjadi bagian dari pembangunan bangsa dengan mendukung berbagai program positif pemerintah yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
“Kami sebagai warga gereja dan bagian integral dari bangsa ini berkomitmen mendukung seluruh program dan visi yang telah dicanangkan pemerintah untuk kebaikan bersama, khususnya bagi masyarakat Jakarta,” ujar Pdt. Sahat Manulang.
Menurutnya, komitmen tersebut tidak cukup diwujudkan melalui pernyataan, tetapi harus diterjemahkan dalam aksi nyata di tengah masyarakat. HKBP Menteng akan terus melihat berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitar dan mencari kontribusi yang dapat diberikan.
“Kita akan berusaha semaksimal mungkin menjadi bagian dari solusi di tengah berbagai persoalan yang kita hadapi, baik sebagai bangsa maupun sebagai masyarakat,” tegasnya.
Salah satu bentuk kontribusi yang disoroti adalah keterlibatan HKBP dalam gerakan pilah sampah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Jakarta sekaligus mendorong warga gereja untuk mulai menerapkan pengelolaan sampah dari lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan sejumlah tantangan pembangunan Jakarta, mulai dari transportasi, kesehatan, pendidikan hingga persoalan sosial.
Menurut Pramono, pembangunan Jakarta harus terus diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Tadi saya menyampaikan beberapa hal, di antaranya bagaimana Jakarta yang sudah membangun ini bisa menyelesaikan persoalan transportasi, kesehatan, pendidikan, dan tentunya masalah-masalah sosial yang ada di Jakarta,” kata Pramono.
Pramono juga memberikan perhatian terhadap persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah. Ia mengapresiasi dukungan HKBP terhadap gerakan pilah sampah yang dinilai penting untuk membangun kesadaran masyarakat.
“Saya bersyukur Bapak Pendeta tadi menyampaikan bahwa HKBP memberikan support dan dukungan sepenuhnya untuk pilah sampah ini,” ujar Pramono.
Dialog Kebangsaan HKBP Menteng menjadi momentum memperkuat sinergi antara gereja, pemerintah, keluarga, dan masyarakat. Semangat “Keluarga Kuat, Bangsa Kuat” diharapkan tidak berhenti sebagai tema kegiatan, tetapi diwujudkan melalui pelayanan, kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, HKBP Menteng meneguhkan komitmennya untuk terus melayani, membangun sinergi, dan memberikan dampak positif sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Jakarta dan Indonesia yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan. (PS)