Nusantara Bicara, JAKARTA – Kongres VII Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) 92 resmi dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, di Hotel Golden Boutique pada, Jum’at (24/4/2026).
Kongres VII ini mengambil tema “
Bersatu, Berjuang, Menang Menyongsong Peningkatan Kesejahteraan Buruh Melalui Undang Undang Ketenagakerjaan Baru” yang berlangsung tanggal 24 April di Jakarta. Pembukaan Kongres dihadiri lebih dari 100 peserta delegasi dan 50 orang anggota yang berasal dari perwakilan cabang di seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Menaker menekankan bahwa negara akant hadir dalam melindungi setiap warga negaranya khusunya perlindungan terhadap kaum buruh.
Menaker juga menyoroti tajam terhadap pentingnya dunia industri
“Bantu pemerintah, karena banyak perusahaan yang ada negara ini belum menerapkannya, mereka berinvestasi namun tidak mengikuti regulasi kita.” ujar
Lebih lanjut, Menaker menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam melakukan perlindungan pekerja. Dirinya berharap serikat buruh dapat solid dan kompak serta mampu berkolaborasi dengan pemerintah.
“Presiden Prabowo sangat konsentrasi dengan nasib kaum buruh Indonesia,
Saya berharap dengan investasi yang aman, nyaman, dan pekerja sejahtera.
Kedepan siapapun yang terpilih menjadi pengurus yang baru dapat berkolaborasi dengan pemerintah.” ungkapnya.
Turut hadir dalam pembukaan Kongres VII diantaranya, perwakilan Ketua Umum dan Sekjen Federasi afiliasi KSBSI, mitra internasional perwakilan dari KBMl, NGO (LSM) , perwakilan dari ILO dan jajaran Kemenaker RI serta tamu undangan lainnya. (Agus)