Pangkogabwilhan III: Kami Ingin Mama-mama ke Pasar dengan Tenang

Nusantara Bicara, Jakarta — TNI melalui Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III mengklaim telah melumpuhkan sejumlah tokoh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) sepanjang Januari hingga Mei 2026.Hal itu diungkapkan Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto dalam konferensi pers hasil operasi Triwulan I di Markas Kogabwilhan III, Mimika, Timika, Papua Tengah, Jumat (8/5).

“Melalui operasi yang terukur dan berbasis data intelijen akurat, TNI berhasil melumpuhkan sejumlah tokoh sentral TPNPB-OPM yang selama ini menjadi otak teror,” kata Lucky dalam keterangan pers, dikutip Senin (11/5).

Lucky menyebutkan, keberhasilan operasi tersebut adalah buah dari sinergi yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan aparat keamanan.“Dan yang paling utama, dukungan penuh dari masyarakat Papua. Kami menegaskan bahwa setiap operasi tetap mengedepankan aspek proporsionalitas dan perlindungan fasilitas publik,” tutur Lucky.

Kogabwilhan III berkomitmen penuh untuk terus menjaga situasi Papua tetap kondusif. Lucky mengatakan, setiap langkah operasi TNI berlandaskan pada rules of engagement (ROE) yang ketat, dengan memastikan bahwa tindakan tegas tetap menjunjung tinggi hukum, hak asasi manusia (HAM), dan etika kemanusiaan.“

Kami ingin memastikan mama-mama bisa ke pasar dengan tenang, anak-anak bisa sekolah dengan ceria, dan pembangunan di Papua terus melaju tanpa gangguan,” ujar Pangkogabwilhan III.

Berikut daftar tokoh OPM yang ditindak TNI sepanjang Januari-Mei 2026:Yesias Mate (Danlog Kodap IV Soraya)Army Kogoya (Danyon Aluguru Kodap III/Ndugama)Bilip Kobak (Danops Kimpussa Kodap XVI/Yahukimo)Dinus Tigau (Danki Tanah Merah)Manuel Yohanes Aimau (Wadan Ops Kodap IV/Soraya)Hurbianus Murip (Ka Keu Kodap III/D Dulla)Alfon Sorry (Wadan Ops Kodap IV/Soraya)Jeki Murib (Danwil Kodap XVII/Ilaga)- Tindakan tegas diambil karena yang bersangkutan melakukan serangan balik brutal terhadap personel TNI di Desa Pinapa.Lau Gwijangge (Danwil Mugie)Ket Gwijangge (Danops Yon Mugi)Peltu Usmabul (Wadanops Mugi)Serlu Wonimbo3 Anggota OPM di Wilayah Paniai.

Selain senjata, TNI juga mengamankan berbagai alat komunikasi, alat intai, mata uang Rupiah, serta simbol separatisme Bendera Bintang Kejora sebagai barang bukti tindak kejahatan terhadap kedaulatan negara. (Agus)

Tinggalkan Balasan