RUPST “ERA Graharealty Tbk Tumbuh 30,9%, Optimistis Hadapi Tantangan Industri Properti 2026”


Nusantara Bicara, Jakarta -– PT ERA Graharealty Tbk (ERA Indonesia) mencatat pertumbuhan pendapatan (revenue) sebesar 30,9 persen pada tahun buku 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja positif tersebut ditopang oleh ekspansi jaringan, peningkatan aktivitas transaksi, serta kontribusi kantor-kantor baru yang bergabung ke dalam ekosistem ERA Indonesia.


Pencapaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Kantor ERA Indonesia, The City Center Batavia Tower One, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).
Rapat dihadiri Komisaris Utama Susan Widjayawati, Komisaris Independen sekaligus Pimpinan Rapat Tjio Yafet Kristanto, Direktur Utama Darmadi Darmawangsa, Direktur Aan Andriani, serta jajaran manajemen perseroan.


Direktur Utama PT ERA Graharealty Tbk, Darmadi Darmawangsa, mengatakan perseroan terus memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan produktivitas agen, pengembangan layanan profesional, dan perluasan jaringan di berbagai wilayah potensial di Indonesia.


“Di tengah dinamika industri properti yang terus berkembang, fokus kami tidak hanya pada pertumbuhan jumlah kantor, tetapi juga bagaimana meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan para agen properti agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar kepada konsumen,” ujar Darmadi.


Sepanjang 2025, perseroan menjalankan sejumlah langkah strategis, termasuk mengakuisisi ERA Fajar dan ERA Sky ke dalam jaringan ERA Indonesia. Akuisisi tersebut memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan pendapatan sekaligus memperkuat kehadiran perusahaan di sejumlah wilayah strategis.


Memasuki 2026, ERA Indonesia akan melanjutkan strategi ekspansi secara selektif dengan mendorong kantor-kantor ERA yang telah beroperasi untuk membuka cabang baru. Perseroan juga terus memperkuat program pengembangan agen serta meningkatkan pemanfaatan teknologi guna mendukung produktivitas dan kualitas layanan kepada pelanggan.


Di tengah tantangan ekonomi global yang masih membayangi pada semester pertama 2026, mulai dari ketegangan geopolitik, fluktuasi nilai tukar, hingga perubahan arah suku bunga global, ERA Indonesia tetap melihat peluang pertumbuhan yang menjanjikan.


Bank Indonesia pada Juni 2026 menaikkan BI-Rate menjadi 5,75 persen sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional. Menyikapi kondisi tersebut, perseroan menilai strategi yang adaptif menjadi kunci untuk mempertahankan momentum pertumbuhan di tengah perubahan lanskap industri properti.
Selain itu, perusahaan melihat peluang dari meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hunian sewa dan ruang komersial, serta tingginya permintaan layanan konsultasi properti yang profesional dan terpercaya.


“Melalui semangat Move Up, kami ingin mendorong seluruh jaringan ERA Indonesia untuk terus meningkatkan produktivitas, memperluas peluang bisnis, dan memberikan layanan yang semakin bernilai bagi masyarakat. Kami optimistis industri properti masih memiliki peluang yang baik,” kata Darmadi.


Sebagai pemegang tunggal master franchise ERA untuk seluruh Indonesia sejak 8 Mei 1992, ERA Indonesia kini memiliki 104 kantor Member Broker dan 4.445 Marketing Associate aktif yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia, antara lain Jakarta, Bogor, Cibubur, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Tegal, Solo, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Malang, Kediri, Pontianak, Samarinda, Manado, Makassar, dan Medan.


Dengan jaringan yang terus berkembang serta fokus pada peningkatan kualitas layanan dan teknologi, ERA Graharealty Tbk optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu jaringan pemasaran properti terbesar di Indonesia sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang. (P)

Tinggalkan Balasan