Hangcha Indonesia Forklift Launching Produk Terbaru Pada Pameran Inapa 2026 Di JIExpo, Jakarta

Nusantara Bicara, JAKARTA — PT. Hangcha Indonesia terus berkembang dan berinovasi untuk memenuhi kebutuhan dan memuaskan keinginan para konsumen di Indonesia yang menginginkan produk Forklift yang efisien, cepat dan mengikuti perkembangan zaman yang mampu bekerja dengan baik sesuai dengan keinginan penggunanya.

Untuk memenuhi harapan konsumen itulah, bertepatan dengan moment pembukaan pameran Inapa tahun 2026, Hangcha Indonesia merilis dan melaunching produk terbarunya dan menjadi salah satu produk andalannya yang dipamerkan di stand Hangcha Indonesia dalam ajang pameran di Ji Expo Kemayoran, Jakarta (20/5/2026) tersebut.

Teknologi forklift berbasis sensor dan sistem navigasi pintar menjadi salah satu produk yang mendapat perhatian pengunjung dalam pameran industri forklift dan logistik tersebut.


Dalam wawancara di sela pameran, Sales Manager PT Hangcha Indonesia Forklift, Bapak Andries, menjelaskan perkembangan teknologi forklift modern kini semakin mengutamakan aspek keselamatan dan efisiensi kerja di area industri.


Menurutnya, forklift generasi terbaru dari Hangcha Indonesia yang dilaunching dan dipamerkan pada pameran Inapa 2026 ini memiliki sistem otomatis berbasis sensor dan kamera yang mampu berjalan sendiri sesuai jalur yang telah diprogram.

“Kalau yang konvensional itu jalannya mengikuti marking dan tidak boleh ada orang melintas. Sedangkan yang terbaru ini lebih safety karena dilengkapi vision system dan sensor, sehingga kalau ada orang atau benda lewat, unit akan berhenti otomatis,” ujar Andries.


Ia menjelaskan, sistem kerja forklift pintar tersebut mirip dengan robot pengantar makanan yang biasa ditemui di restoran modern, namun dengan kapasitas industri yang jauh lebih besar.

Selain lebih aman, forklift terbaru ini juga memiliki desain lebih ramping dan efisien. Unit menggunakan baterai berukuran lebih kecil namun tetap mampu membawa kapasitas angkut yang sama dengan model sebelumnya.


“Keunggulannya lebih clear, lebih safety, dan lebih efisien,” katanya.
Andries menambahkan, unit otomatis tersebut dapat diprogram untuk menentukan jarak tempuh maupun jalur operasional sesuai kebutuhan perusahaan. Pengaturan dilakukan melalui sistem kontrol yang sudah terintegrasi dengan sensor dan lampu navigasi.
Untuk daya tahan operasional, forklift berbasis baterai kering itu mampu digunakan selama sekitar empat hingga lima jam pemakaian.


Dari sisi harga, Andries memperkirakan unit forklift otomatis tersebut berada di kisaran Rp100 juta hingga Rp200 juta, tergantung spesifikasi dan kemampuan unit, termasuk fitur ketinggian angkat barang.
“Kalau tipe yang bisa angkat barang sampai ke atas tentu lebih mahal,” ujarnya.
Ia juga menyebut pasar utama forklift otomatis saat ini berasal dari sektor industri otomotif, manufaktur suku cadang, hingga kawasan industri besar di Indonesia.


Menurut Andries, produk dari Hangcha sebenarnya telah masuk ke pasar Indonesia sejak 2009 dan telah banyak diminati dan digunakan oleh sejumlah perusahaan besar nasional maupun kawasan industri di Indonesia, ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan