PP KAMMI Gelar The Future of Economic Summit 2026 Dorong Nasionalisme Sumber Daya Alam Demi Kedaulatan Ekonomi Nasional

Nusantara Bicara, Jakarta — Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) sukses menyelenggarakan The Future of Economic Summit 2026 di Cafe Upnormal Jakarta, pada hari Minggu (31/5/2026), dengan mengusung tema “Nasionalisme Sumber Daya Alam untuk Kedaulatan Ekonomi Nasional.”

Hadir sebagai pembicara yaitu ketua umum PP. KAMMI Ahmad Jundi Kh, M.K.M., Dr. Bramastyo Bontas Prastowo dari Ekonom Adidaya Institute, Salamuddin Daeng dari Direktur Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, dengan moderator ketua satgas Ekonomi PP. KAMMI, Halim Syah.

Kegiatan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan pemuda, mahasiswa, akademisi, dan berbagai elemen bangsa dalam merumuskan arah pembangunan ekonomi Indonesia yang mandiri dan berkelanjutan.

Forum tersebut hadir sebagai ruang dialog dan gagasan untuk menjawab tantangan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang. Fokus utama pembahasan tertuju pada pengelolaan sumber daya alam Indonesia agar mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat domestik, mengurangi ketergantungan terhadap pihak asing, serta memperkuat fondasi ketahanan ekonomi nasional.

Dalam berbagai sesi diskusi, para peserta menyoroti pentingnya penguatan industri nasional, hilirisasi sumber daya alam, pemerataan pembangunan ekonomi, hingga peran generasi muda dalam mengawal kebijakan ekonomi yang berpihak pada kepentingan bangsa.

Ketua Umum PP KAMMI, Ahmad Jundi Kh, M.K.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa besar, namun kekayaan tersebut harus mampu menjadi instrumen utama dalam membangun kemandirian ekonomi bangsa.

“The Future of Economic Summit ini hadir bukan sekadar menjadi ruang diskusi, tetapi menjadi momentum lahirnya gagasan dan langkah nyata dalam memperkuat kedaulatan ekonomi nasional. Nasionalisme sumber daya alam bukan hanya tentang kepemilikan, tetapi bagaimana pengelolaannya mampu memberikan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia secara adil dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk mengawal arah kebijakan ekonomi bangsa agar tidak terjebak pada ketergantungan yang dapat melemahkan daya saing nasional.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan formulasi kebijakan yang mampu menempatkan sumber daya alam sebagai kekuatan strategis negara dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Dengan pengelolaan yang tepat, kekayaan alam Indonesia dapat menjadi fondasi kuat bagi terciptanya pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui penyelenggaraan The Future of Economic Summit 2026, PP KAMMI berharap lahir berbagai rekomendasi dan gagasan konstruktif yang dapat menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Indonesia menuju masa depan yang lebih mandiri, berdaulat, dan berkeadilan. (Ardendi)

Tinggalkan Balasan