<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sustainability - Nusantarabicara.com</title>
	<atom:link href="https://nusantarabicara.com/category/sustainability/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nusantarabicara.com</link>
	<description>Menyajikan Berita Yang Mencerahkan Dan Mencerdaskan Insan Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 19:48:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2025/12/cropped-Untitled-design-32x32.png</url>
	<title>Sustainability - Nusantarabicara.com</title>
	<link>https://nusantarabicara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>SIER Tawarkan Kawasan Industri Terintegrasi dan Berkelanjutan di International Industrial Week Indonesia 2026</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/sier-tawarkan-kawasan-industri-terintegrasi-dan-berkelanjutan-di-international-industrial-week-indonesia-2026/</link>
					<comments>https://nusantarabicara.com/sier-tawarkan-kawasan-industri-terintegrasi-dan-berkelanjutan-di-international-industrial-week-indonesia-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 19:48:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Sustainability]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=9533</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nusantara Bicara, Jakarta &#8212; PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) memperkenalkan berbagai layanan dan produk unggulannya dalam ajang International Industrial&#8230;</p>
<p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/sier-tawarkan-kawasan-industri-terintegrasi-dan-berkelanjutan-di-international-industrial-week-indonesia-2026/">SIER Tawarkan Kawasan Industri Terintegrasi dan Berkelanjutan di International Industrial Week Indonesia 2026</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>Nusantara Bicara,  Jakarta</strong>   &#8212;  PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) memperkenalkan berbagai layanan dan produk unggulannya dalam ajang International Industrial Week Indonesia 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 3–6 Juni 2026. Kehadiran SIER dalam pameran ini menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan investasi dan memperkenalkan potensi kawasan industri yang dikelolanya kepada pelaku usaha nasional maupun internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Perwakilan SIER, Bayu, menjelaskan bahwa perusahaan saat ini menawarkan empat lini bisnis utama yang menjadi tulang punggung layanan kepada investor dan pelaku industri.<br>“Produk unggulan kami ada empat, yaitu lahan industri siap bangun, bangunan pabrik siap pakai yang disewakan kepada investor, layanan pengolahan air limbah, serta ekosistem logistik yang mendukung aktivitas industri di dalam kawasan,” ujarnya di sela pameran, Rabu (3/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>SIER merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di bawah naungan PT Danareksa (Persero) sebagai bagian dari Holding BUMN Danareksa. Perusahaan berdiri pada 28 Februari 1974 dan menjadi salah satu kawasan industri tertua di Indonesia setelah kawasan industri Pulogadung di Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Saat ini SIER mengelola kawasan industri seluas sekitar 932 hektare yang tersebar di beberapa wilayah Jawa Timur. Kawasan utama berada di Surabaya dan Sidoarjo melalui Surabaya Industrial Estate Rungkut, sementara pengembangan terbesar berada di kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) yang memiliki luas lebih dari 500 hektare. Selain itu, SIER juga tengah mengembangkan kawasan industri baru di Ngawi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Menurut Bayu, kawasan industri di Surabaya saat ini telah berkembang menjadi bagian dari kawasan perkotaan sehingga ruang ekspansi semakin terbatas. Karena itu, pengembangan kawasan industri di Pasuruan menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam mengakomodasi kebutuhan investor yang terus meningkat.<br>“Perkembangan industri masih cukup baik dan investor terus berdatangan. Namun kami memang menawarkan produk premium dengan infrastruktur yang terintegrasi, mulai dari jalan kawasan, utilitas, hingga sistem pengolahan limbah yang sudah tertata,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Bayu menjelaskan bahwa salah satu keunggulan kawasan industri yang dikelola SIER adalah kepastian legalitas lahan melalui skema Hak Guna Bangunan (HGB) di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL), yang dapat diperpanjang sesuai ketentuan pemerintah.<br>Dari sisi sektor industri, SIER mencatat pertumbuhan investasi dari berbagai bidang usaha, mulai dari industri pakan ternak, industri rokok, hingga sektor manufaktur bernilai investasi tinggi seperti industri aluminium.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Menghadapi tren industri masa depan, SIER juga mulai mengintegrasikan konsep industri hijau ke dalam pengembangan kawasan. Pemanfaatan energi terbarukan, dukungan terhadap penggunaan panel surya, hingga kesiapan infrastruktur untuk ekosistem kendaraan listrik menjadi bagian dari strategi perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>“Kami mengusung konsep Green, Modern, and Integrated. Industrinya diarahkan menjadi industri hijau, fasilitasnya modern, dan seluruh layanan terintegrasi dalam satu ekosistem kawasan,” ujar Bayu.<br>Selain menyediakan lahan industri, SIER terus memperluas penyediaan bangunan pabrik siap pakai yang dapat langsung digunakan investor. Perusahaan juga mengoptimalkan layanan pengolahan limbah serta memperkuat jaringan logistik yang menghubungkan kawasan industri dengan berbagai wilayah di Indonesia maupun pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Melalui partisipasi dalam International Industrial Week Indonesia 2026, SIER berharap dapat menarik lebih banyak investor sekaligus memperkuat peran kawasan industri Jawa Timur sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan manufaktur nasional, jelasnya.(P)</p><p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/sier-tawarkan-kawasan-industri-terintegrasi-dan-berkelanjutan-di-international-industrial-week-indonesia-2026/">SIER Tawarkan Kawasan Industri Terintegrasi dan Berkelanjutan di International Industrial Week Indonesia 2026</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nusantarabicara.com/sier-tawarkan-kawasan-industri-terintegrasi-dan-berkelanjutan-di-international-industrial-week-indonesia-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IPF Dorong Kolaborasi Industri Kemasan Wujudkan Ekonomi Sirkular dan Keberlanjutan</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/ipf-dorong-kolaborasi-industri-kemasan-wujudkan-ekonomi-sirkular-dan-keberlanjutan/</link>
					<comments>https://nusantarabicara.com/ipf-dorong-kolaborasi-industri-kemasan-wujudkan-ekonomi-sirkular-dan-keberlanjutan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 15:37:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Sustainability]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=9526</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nusantara Bicara, Jakarta – Industri kemasan nasional didorong untuk semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mempercepat penerapan konsep ekonomi sirkular&#8230;</p>
<p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/ipf-dorong-kolaborasi-industri-kemasan-wujudkan-ekonomi-sirkular-dan-keberlanjutan/">IPF Dorong Kolaborasi Industri Kemasan Wujudkan Ekonomi Sirkular dan Keberlanjutan</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>Nusantara Bicara, Jakarta</strong> – Industri kemasan nasional didorong untuk semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mempercepat penerapan konsep ekonomi sirkular dan keberlanjutan. Hal tersebut disampaikan oleh Ir. Hari Noegroho,  MM., IPU, promotion &amp; Partnership Director dari Indonesian Packaging Federation (IPF), usai tampil sebagai pembicara pada acara seminar dalam rangkaian pameran Internasional Industrial Week Indonesia 2026, di Ji Expo, Kemayoran Jakarta, Rabu (3/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Menurut Hari, penerapan kemasan berkelanjutan harus dimulai sejak tahap awal perancangan produk. Brand owner, pemasok material, perusahaan konversi kemasan, hingga pelaku daur ulang perlu duduk bersama untuk menentukan spesifikasi kemasan yang dapat didaur ulang dan mendukung prinsip ekonomi sirkular.<br>“Sejak awal harus diidentifikasi kebutuhan spesifikasi kemasan yang recyclable, penggunaan monomaterial, dan material yang mendukung konsep circular packaging. Ini membutuhkan diskusi dan kolaborasi antara brand owner, converter, serta material supplier agar proses komersialisasi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="771" data-id="9529" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/06/1001649300-1024x771.jpg" alt="" class="wp-image-9529" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/06/1001649300-1024x771.jpg 1024w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/06/1001649300-300x226.jpg 300w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/06/1001649300-768x578.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/06/1001649300-1536x1157.jpg 1536w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/06/1001649300-2048x1542.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Ia menjelaskan bahwa selain memperhatikan aspek teknis, pengembangan kemasan berkelanjutan juga harus memenuhi berbagai regulasi yang berlaku. Dengan demikian, produk yang telah dikembangkan dapat langsung diterapkan secara komersial dan memberikan manfaat bagi seluruh rantai pasok industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Hari menambahkan, pengurangan jejak karbon (carbon footprint) serta penggunaan sumber daya yang lebih efisien menjadi bagian penting dalam transformasi industri kemasan menuju praktik yang lebih ramah lingkungan.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="771" data-id="9530" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/06/1001649248-1024x771.jpg" alt="" class="wp-image-9530" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/06/1001649248-1024x771.jpg 1024w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/06/1001649248-300x226.jpg 300w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/06/1001649248-768x578.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/06/1001649248-1536x1157.jpg 1536w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/06/1001649248-2048x1542.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph"><br>“Pemenuhan aspek sustainability harus menjadi semangat bersama. Kami terus mendorong pelaku industri untuk memahami secara nyata penerapan life cycle analysis terhadap suatu produk, mulai dari proses produksi hingga akhir masa pakainya,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Menurutnya, industri saat ini tidak lagi dapat mengandalkan pola ekonomi linear yang berakhir pada pembuangan limbah. Sebaliknya, pendekatan ekonomi sirkular yang menekankan penggunaan kembali, daur ulang, dan efisiensi sumber daya harus menjadi arah pengembangan industri ke depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Hari menilai tren keberlanjutan akan menjadi peluang besar bagi perusahaan yang lebih awal berinvestasi dan mengadopsi teknologi ramah lingkungan.<br>“Ke depan ini akan menjadi peluang bagi industri yang sudah mengambil langkah lebih dini dalam mengimplementasikan konsep keberlanjutan. Selain menjaga daya saing, langkah tersebut juga menjadi kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Lebih lanjut, Hari menekankan pentingnya membangun komunikasi yang lebih erat di antara seluruh pemangku kepentingan industri kemasan. Menurutnya, masih terdapat kesenjangan informasi yang kerap menghambat pengembangan inovasi dan investasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Sebagai contoh, brand owner sering kali belum mengetahui pemasok yang memiliki teknologi material sirkular yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Di sisi lain, pelaku daur ulang juga membutuhkan kepastian pasar atau offtaker sebelum melakukan investasi dalam pengembangan kapasitas produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>“Tidak ada pihak yang bisa bekerja sendiri. Kita harus berkolaborasi agar informasi dapat tersampaikan dengan baik. Ketika seluruh stakeholder saling terhubung, maka akan tercipta ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri kemasan yang sirkular, berkelanjutan, dan sehat secara bisnis,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Melalui berbagai kegiatan edukasi dan forum diskusi, IPF berkomitmen untuk terus mendorong penerapan prinsip ekonomi sirkular di sektor kemasan nasional sekaligus memperkuat daya saing industri Indonesia di tengah tuntutan pasar global yang semakin menekankan aspek keberlanjutan, pungkasnya. (P)</p><p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/ipf-dorong-kolaborasi-industri-kemasan-wujudkan-ekonomi-sirkular-dan-keberlanjutan/">IPF Dorong Kolaborasi Industri Kemasan Wujudkan Ekonomi Sirkular dan Keberlanjutan</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nusantarabicara.com/ipf-dorong-kolaborasi-industri-kemasan-wujudkan-ekonomi-sirkular-dan-keberlanjutan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Menambang Tanpa RKAP, Aktivis Sebut PT Graha Nusa Minergi Berpotensi Rugikan Negara</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/diduga-menambang-tanpa-rkap-aktivis-sebut-pt-graha-nusa-minergi-berpotensi-rugikan-negara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 04:33:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sustainability]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=8939</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nusantara Bicara, Sumatera Selatan &#8212; Aktivitas pertambangan batubara milik Hasnur Group melalui anak usahanya, PT Grahan Nusa Minergi di wilayah&#8230;</p>
<p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/diduga-menambang-tanpa-rkap-aktivis-sebut-pt-graha-nusa-minergi-berpotensi-rugikan-negara/">Diduga Menambang Tanpa RKAP, Aktivis Sebut PT Graha Nusa Minergi Berpotensi Rugikan Negara</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>Nusantara Bicara,  Sumatera Selatan</strong>  &#8212;  Aktivitas pertambangan batubara milik Hasnur Group melalui anak usahanya, PT Grahan Nusa Minergi di wilayah Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin dikabarkan mendapat sorotan dari Kementerian Lingkungan Hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi yang dihimpun menyebutkan perusahaan tersebut diduga melakukan aktivitas penambangan tanpa dokumen rencana kerja dan anggaran biaya yang menjadi syarat operasional pertambangan mineral dan batubara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akibatnya KLH disebut telah menjatuhkan sanksi terhadap aktivitas perusahaan. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak KLH terkait bentuk sanksi maupun hasil pengawasan di lapangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi kabar tersebut, Deputi Kamaki Sumatra Selatan Ferry Kurniawan menilai aktivitas pertambangan tanpa persetujuan rkap merupakan pelanggaran serius dalam tata kelola sektor minerba.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau perusahaan menambang tanpa rkap yang disetujui pemerintah, maka aktivitas itu patut diduga ilegal. Negara bisa dirugikan karena pengawasan produksi dan kewajiban pembayaran kepada negara menjadi tidak terkontrol,” kata Ferry, Selasa (19/05/206).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau sudah menimbulkan kerugian, sama halnya termasuk dalam tindak pidana korupsi dan bisa dijerat dengan undang-undang TIPIKOR. Di sini aparat penegah hukum harus jeli mengawasi perusahaan nakal, tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan pemerintah melalui Kementerian ESDM maupun Kementerian Lingkungan Hidup harus bertindak tegas terhadap perusahaan yang terbukti melakukan aktivitas produksi tanpa dokumen tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ferry juga meminta aparat penegah hukum ikut melakukan pendalaman apabila ditemukan unsur pidana dalam aktivitas pertambangan tersebut. Selain itu, Kamaki Sumsel mendorong pemerintah membuka hasil pengawasan secara transparan kepada publik, agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat. (Agus)</p><p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/diduga-menambang-tanpa-rkap-aktivis-sebut-pt-graha-nusa-minergi-berpotensi-rugikan-negara/">Diduga Menambang Tanpa RKAP, Aktivis Sebut PT Graha Nusa Minergi Berpotensi Rugikan Negara</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolres Jakarta Utara Ikuti Zoom Meeting Acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Yang Dihadiri Presiden RI Di Nganjuk</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/kapolres-jakarta-utara-ikuti-zoom-meeting-acara-panen-raya-jagung-serentak-kuartal-ii-yang-dihadiri-presiden-di-nganjuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 14:23:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Sustainability]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=8394</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz, S.I.K., M.Si.(16/5/2026) Nusantara Bicara, Jakarta &#8212; Prabowo Subianto menghadiri acara Panen Raya&#8230;</p>
<p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/kapolres-jakarta-utara-ikuti-zoom-meeting-acara-panen-raya-jagung-serentak-kuartal-ii-yang-dihadiri-presiden-di-nganjuk/">Kapolres Jakarta Utara Ikuti Zoom Meeting Acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Yang Dihadiri Presiden RI Di Nganjuk</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-block-media-text is-stacked-on-mobile"><figure class="wp-block-media-text__media"></figure><div class="wp-block-media-text__content">
<p class="wp-block-paragraph">Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz, S.I.K., M.Si.(16/5/2026)</p>
</div></div>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Nusantara Bicara,  Jakarta   </strong>&#8212;  Prabowo Subianto menghadiri acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, ground breaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, serta launching operasional 166 SPPG Polri di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Dalam sambutannya, Presiden menegaskan pentingnya menjaga kedaulatan pangan nasional sebagai bagian dari kekuatan bangsa. Ia menyebut ketahanan pangan menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan Indonesia.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-3 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="771" height="1024" data-id="8396" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001606600-771x1024.jpg" alt="" class="wp-image-8396" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001606600-771x1024.jpg 771w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001606600-226x300.jpg 226w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001606600-768x1020.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001606600-1157x1536.jpg 1157w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001606600-1542x2048.jpg 1542w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001606600-scaled.jpg 1928w" sizes="(max-width: 771px) 100vw, 771px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran Polri atas dedikasi dan capaian yang telah dilakukan, khususnya dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).<br>“Jadi kedaulatan kita terjaga dan kita amankan,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Ia menegaskan program MBG akan terus berjalan dan diperluas ke seluruh Indonesia. Pemerintah menargetkan sebanyak 1.500 layanan MBG dapat beroperasi guna mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan balita.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. saat mengikuti zoom meeting kegiatan tersebut sekaligus pembukaan SPPG di wilayah Sukapura, Jalan Cakung Cilincing, Jakarta Utara, menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG di Kelapa Gading sejauh ini mendapat respons positif dari para siswa.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>“<em>Alhamdulillah di Kelapa Gading kalau kita membaca komentar dari siswa-siswanya positif. Makanannya enak-enak dan menunya bisa diterima oleh siswa,”</em> ujarnya.<br>Meski demikian, Erick mengingatkan seluruh pengelola SPPG agar memperhatikan standar operasional secara ketat, terutama terkait keamanan pangan dan kebersihan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Ia menekankan agar seluruh prosedur dijalankan dengan serius guna menghindari terjadinya keracunan makanan maupun kendala lain yang dapat merugikan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br><strong><em>“Saya harap SPPG  yang ada di Kelapa Gading bisa menjadi contoh untuk SPPG lainnya, baik dari persyaratan, kelengkapan, operasional maupun manajemennya,” katanya.</em></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Erick juga meminta seluruh pihak turut mengawasi dan mendukung pelaksanaan program tersebut agar benar-benar memberikan manfaat positif bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Menurutnya, kualitas gizi dan menu makanan harus menjadi prioritas agar makanan yang diberikan dapat diterima anak-anak dan membantu meningkatkan kesehatan serta kecerdasan generasi muda, tegas Erick.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Di kesempatan yang sama, AKP Bobi Subasri, S.T.K., S.I.K.  selaku Kapolsek Cilincing, menyampaikan bahwa di wilayah Cilincing terdapat lebih dari 20 sekolah  penerima manfaat program MBG.<br>“Sedang untuk SPPG Sukapura ini ada sekitar enam sampai tujuh sekolah dalam radius pelayanan. Sampai saat ini Alhamdulillah di Cilincing belum ada kejadian seperti keracunan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Ia menambahkan bahwa standar operasional sebenarnya sudah tersedia dan tinggal dijalankan dengan disiplin oleh seluruh pengelola agar kejadian yang merugikan anak-anak tidak terjadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Program MBG sendiri diharapkan mampu  memberikan manfaat bagi generasi penerus bangsa di wilayah ini dan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, turup Bobi.(PS)</p><p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/kapolres-jakarta-utara-ikuti-zoom-meeting-acara-panen-raya-jagung-serentak-kuartal-ii-yang-dihadiri-presiden-di-nganjuk/">Kapolres Jakarta Utara Ikuti Zoom Meeting Acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Yang Dihadiri Presiden RI Di Nganjuk</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prosesi Perayaan Pattimura yang ke-209 Penyalaan Obor Dilakukan di Gunung Saniri, Akan Dikelilingkan ke Seluruh Penjuru Pulau Saparua</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/prosesi-perayaan-pattimura-yang-ke-209-penyalaan-obor-dilakukan-di-gunung-saniri-akan-dikelilingkan-ke-seluruh-penjuru-pulau-saparua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 03:37:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sustainability]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=8369</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nusantara Bicara, Maluku &#8212; Puncak Gunung Saniri, Negeri Tuhaha, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah Pelaksana Penyalaan:Ketua Adat Negeri Tuhaha dan&#8230;</p>
<p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/prosesi-perayaan-pattimura-yang-ke-209-penyalaan-obor-dilakukan-di-gunung-saniri-akan-dikelilingkan-ke-seluruh-penjuru-pulau-saparua/">Prosesi Perayaan Pattimura yang ke-209 Penyalaan Obor Dilakukan di Gunung Saniri, Akan Dikelilingkan ke Seluruh Penjuru Pulau Saparua</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>Nusantara Bicara,  Maluku</strong>   &#8212;   Puncak Gunung Saniri, Negeri Tuhaha, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksana Penyalaan:<br>Ketua Adat Negeri Tuhaha dan para tokoh adat serta pemuka masyarakat setempat</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prosesi sakral penyalaan atau pembakaran Obor Pattimura telah dilaksanakan secara adat di Puncak Gunung Saniri, Negeri Tuhaha, pada Kamis (14/5/2026). Upacara ini menjadi tonggak awal rangkaian peringatan hari bersejarah Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura dalam perayaan yang ke-209 ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam prosesi yang penuh khidmat tersebut, obor dinyalakan dan diberkahkan langsung oleh Ketua Adat Negeri Tuhaha. Sesuai tradisi yang berlaku, api pada obor ini dianggap sebagai api suci yang melambangkan semangat perjuangan, keberanian dan persatuan masyarakat Maluku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah dinyalakan dan diberkahkan, Obor Pattimura selanjutnya akan dibawa berarak secara estafet untuk dikelilingkan ke seluruhf wilayah Pulau Saparua, melewati negeri-negeri adat dengan diiringi rombongan masyarakat, pemuda dan tokoh adat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rute Perjalanan Obor:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Titik Awal: Gunung Saniri, Negeri Tuhaha</li>



<li>Perjalanan: Dikelilingkan ke seluruh negeri yang ada di Pulau Saparua secara berurutan</li>



<li>Pembawa Obor: Dilakukan secara bergantian oleh perwakilan pemuda adat, tokoh pemuda dan masyarakat dari setiap negeri yang dilewati</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Lokasi Akhir dan Penempatan Obor:<br>Perjalanan obor ini akan berakhir di Benteng Duurstede, salah satu situs bersejarah di Pulau Saparua. Di lokasi ini, obor akan diletakkan dan dijadikan sebagai pusat api utama sekaligus penanda dimulainya acara puncak peringatan Hari Pattimura yang akan dihadiri oleh masyarakat luas dan para pejabat daerah. ( Sodikin )</p><p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/prosesi-perayaan-pattimura-yang-ke-209-penyalaan-obor-dilakukan-di-gunung-saniri-akan-dikelilingkan-ke-seluruh-penjuru-pulau-saparua/">Prosesi Perayaan Pattimura yang ke-209 Penyalaan Obor Dilakukan di Gunung Saniri, Akan Dikelilingkan ke Seluruh Penjuru Pulau Saparua</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dr. Tony Liwang :  AI Grading TBS Mendorong Efisiensi Dan Transparansi Industri Bagi Pelaku Usaha Kelapa Sawit</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/ai-grading-tbs-diklaim-akhiri-perdebatan-kualitas-sawit-dorong-transparansi-industri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 07:34:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sustainability]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=7714</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nusantara Bicara, JAKARTA — Teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk grading tandan buah segar (TBS) kelapa sawit diperkenalkan dalam ajang Palmex&#8230;</p>
<p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/ai-grading-tbs-diklaim-akhiri-perdebatan-kualitas-sawit-dorong-transparansi-industri/">Dr. Tony Liwang :  AI Grading TBS Mendorong Efisiensi Dan Transparansi Industri Bagi Pelaku Usaha Kelapa Sawit</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>Nusantara Bicara,  JAKARTA</strong> — Teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk grading tandan buah segar (TBS) kelapa sawit diperkenalkan dalam ajang Palmex Indonesia 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Inovasi ini diklaim mampu menghapus perdebatan klasik antara petani dan pabrik terkait kualitas buah, sekaligus meningkatkan transparansi dan efisiensi industri sawit nasional.<br><br>Pameran teknologi dan peralatan kelapa sawit terbesar di Indonesia tersebut menghadirkan berbagai inovasi digital, salah satunya sistem AI grading TBS yang dipaparkan oleh Dr. Tony Liwang selaku Senior Advisor PT Bhuana Raya Inovasi Cemerlang (BRIC).</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-4 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="771" data-id="7716" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001578526-1024x771.jpg" alt="" class="wp-image-7716" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001578526-1024x771.jpg 1024w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001578526-300x226.jpg 300w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001578526-768x578.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001578526-1536x1157.jpg 1536w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001578526-2048x1542.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pemaparannya, Tony menjelaskan bahwa selama ini terdapat perbedaan penilaian kualitas buah antara kebun dan pabrik yang kerap menimbulkan konflik. Sistem manual dinilai tidak mampu memberikan hasil objektif dan transparan.<br>“Selama ini antara kebun dan pabrik selalu ada selisih. Yang satu bilang mentah, yang lain bilang matang. Tanpa alat yang benar, sulit ada kesepakatan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Ia menegaskan, teknologi AI bekerja seperti sistem video assistant dalam olahraga yang mampu memberikan keputusan objektif berbasis data. Dengan sistem ini, seluruh proses grading dapat dilakukan secara otomatis dan terdokumentasi.<br>“Sekarang seperti VAR di sepak bola. Kita bisa langsung lihat datanya, tidak ada lagi perdebatan apakah buah itu matang atau tidak,” kata Tony.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Selain meningkatkan akurasi, sistem ini juga memungkinkan akses data secara terbuka. Petani, yang sebelumnya sulit memperoleh informasi kualitas buahnya, kini dapat mengetahui hasil grading secara real-time.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>“Petani bisa langsung tahu hari ini berapa persen buahnya mentah atau matang. Tidak perlu menunggu dua minggu seperti sebelumnya,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Dari sisi operasional, penggunaan AI juga dinilai mampu meningkatkan efisiensi pabrik. Selama ini, pabrik hanya mampu melakukan grading sekitar 10–15 persen dari total buah yang masuk. Dengan teknologi ini, seluruh proses dapat dilakukan secara menyeluruh dan cepat, bahkan mencapai kapasitas puluhan ton per jam.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Tony menambahkan, digitalisasi ini juga berpotensi mempercepat sistem pembayaran kepada petani karena seluruh data sudah terintegrasi dan tersedia secara langsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Namun demikian, ia mengakui bahwa adopsi teknologi masih menghadapi tantangan, terutama dari sisi biaya, kesiapan SDM, serta keterjangkauan bagi petani kecil.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>“Teknologi ini awalnya banyak dipakai perusahaan besar. Tantangannya sekarang bagaimana membuatnya lebih murah, lebih sederhana, dan bisa diakses petani kecil,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Terkait kebijakan, Tony menilai peran pemerintah masih belum optimal dalam mendorong transformasi teknologi di sektor sawit. Ia menekankan perlunya integrasi antara ketersediaan alat, bahan, dan dukungan sistem agar inovasi dapat berjalan efektif.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>“Kalau hanya ada teknologi tapi tidak didukung sistem dan ekosistemnya, ya tidak akan jalan. Semua harus terintegrasi,” katanya.<br><br>Dengan berbagai keunggulan tersebut, AI grading TBS dinilai berpotensi menjadi solusi atas persoalan lama dalam industri sawit Indonesia, terutama dalam menciptakan sistem yang lebih adil, transparan, dan efisien bagi seluruh pelaku, mulai dari petani hingga pabrik. (P)</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p><p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/ai-grading-tbs-diklaim-akhiri-perdebatan-kualitas-sawit-dorong-transparansi-industri/">Dr. Tony Liwang :  AI Grading TBS Mendorong Efisiensi Dan Transparansi Industri Bagi Pelaku Usaha Kelapa Sawit</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajaraya Jakarta 2026 Dorong Kolaborasi Lintas Sektor di Hari Pendidikan Nasional</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/belajaraya-jakarta-2026-dorong-kolaborasi-lintas-sektor-di-hari-pendidikan-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 14:21:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sustainability]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=7708</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nusantara Bicara, JAKARTA — Belajaraya Jakarta 2026 yang digelar di Taman Ismail Marzuki pada momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi ruang&#8230;</p>
<p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/belajaraya-jakarta-2026-dorong-kolaborasi-lintas-sektor-di-hari-pendidikan-nasional/">Belajaraya Jakarta 2026 Dorong Kolaborasi Lintas Sektor di Hari Pendidikan Nasional</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>Nusantara Bicara,  JAKARTA</strong>  —  Belajaraya Jakarta 2026 yang digelar di Taman Ismail Marzuki pada momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif, relevan, dan berkelanjutan.<br><br>Mengusung tema “Merayakan Kerja Barengan untuk Ekosistem Pendidikan”, kegiatan ini mengajak pendidik, murid, komunitas, pemerintah, swasta, dan media untuk bersama menjawab tantangan pendidikan, mulai dari kesenjangan akses hingga kebutuhan keterampilan di era perubahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Inisiator Jaringan Semua Murid Semua Guru (SMSG), Najelaa Shihab, menyebut Belajaraya 2026 sebagai tonggak penting karena untuk pertama kalinya hadir di sembilan kota, menunjukkan perluasan gerakan pendidikan berbasis komunitas di berbagai daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>“Gerakan ini mendefinisikan ulang makna pendidikan melampaui persekolahan dan mendorong kolaborasi kolektif untuk memperbesar dampak perubahan,” ujarnya.<br>Beragam kegiatan dihadirkan, seperti Ngobrol Publik, Kelas Belajar, Booth Komunitas, Pameran Karya, hingga pertunjukan musik. Diskusi publik mengangkat isu strategis, mulai dari pendidikan lingkungan, teknologi digital, literasi media sosial anak, hingga kolaborasi kebijakan pendidikan nasional.<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Kelas Belajar dan pameran komunitas menampilkan praktik baik dari berbagai daerah, mencerminkan kontribusi lebih dari 1.000 komunitas pendidikan dalam jaringan SMSG.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Belajaraya yang diinisiasi sejak 2016 ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci membangun pendidikan Indonesia yang lebih merata dan berdampak menuju visi Indonesia 2045. (P)</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p><p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/belajaraya-jakarta-2026-dorong-kolaborasi-lintas-sektor-di-hari-pendidikan-nasional/">Belajaraya Jakarta 2026 Dorong Kolaborasi Lintas Sektor di Hari Pendidikan Nasional</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerakan “Semua Guru Semua Murid” Didorong Jadi Arus Besar, Tantangan Utama Satukan Komunitas Pendidikan</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/gerakan-semua-guru-semua-murid-didorong-jadi-arus-besar-tantangan-utama-satukan-komunitas-pendidikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 06:33:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sustainability]]></category>
		<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=7511</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketua Harian Jaringan Semua Murid Semua Guru, Nurcholis Maki Nusantara Bicara, JAKARTA — Fragmentasi isu dan perbedaan pendekatan antar komunitas&#8230;</p>
<p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/gerakan-semua-guru-semua-murid-didorong-jadi-arus-besar-tantangan-utama-satukan-komunitas-pendidikan/">Gerakan “Semua Guru Semua Murid” Didorong Jadi Arus Besar, Tantangan Utama Satukan Komunitas Pendidikan</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-block-media-text is-stacked-on-mobile"><figure class="wp-block-media-text__media"></figure><div class="wp-block-media-text__content">
<p class="wp-block-paragraph">Ketua Harian Jaringan Semua Murid Semua Guru, Nurcholis Maki</p>
</div></div>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Nusantara Bicara, JAKARTA </strong>— Fragmentasi isu dan perbedaan pendekatan antar komunitas pendidikan dinilai masih menjadi tantangan besar dalam membangun gerakan kolektif di Indonesia. Ketua Harian Jaringan Semua Murid Semua Guru, Nurcholis Maki, menegaskan pentingnya menyatukan berbagai organisasi dan komunitas pendidikan dalam satu frekuensi agar upaya perbaikan pendidikan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi gerakan bersama yang berdampak luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Menurutnya, selama ini isu pendidikan kerap terpecah ke dalam berbagai fokus yang berbeda, mulai dari kurikulum, akses, kualitas guru, hingga kesenjangan antarwilayah. Kondisi tersebut membuat upaya penyelesaian berjalan parsial dan belum terintegrasi secara kuat dalam satu gerakan nasional.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-5 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="771" data-id="7516" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001569886-1024x771.jpg" alt="" class="wp-image-7516" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001569886-1024x771.jpg 1024w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001569886-300x226.jpg 300w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001569886-768x578.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001569886-1536x1157.jpg 1536w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001569886-2048x1542.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ketika kita bicara pendidikan, isunya sangat banyak dan sering kali terfragmentasi. Masing-masing pihak fokus pada isu yang berbeda. Karena itu, untuk menyelesaikannya, kita perlu melibatkan komunitas dan organisasi pendidikan di seluruh Indonesia,” ujar Nurcholis Maki.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Ia mengakui, proses menyatukan berbagai komunitas bukan perkara mudah. Perbedaan pendekatan, cara kerja, hingga karakter masing-masing organisasi menjadi tantangan tersendiri dalam membangun gerakan bersama.<br>“Tantangannya adalah bagaimana menyamakan frekuensi antar komunitas yang memiliki cara, nuansa, dan pendekatan yang berbeda-beda. Di situlah pekerjaan besar kita, menyatukan keragaman itu menjadi satu gerakan bersama agar pendidikan lebih mudah dikerjakan dan berdampak nyata,” tambahnya.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-6 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="771" data-id="7518" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001569887-1024x771.jpg" alt="" class="wp-image-7518" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001569887-1024x771.jpg 1024w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001569887-300x226.jpg 300w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001569887-768x578.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001569887-1536x1157.jpg 1536w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/05/1001569887-2048x1542.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui inisiatif ini, Jaringan Semua Murid Semua Guru berharap kolaborasi lintas komunitas dapat semakin diperkuat, sehingga transformasi pendidikan tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. (P)<br></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p><p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/gerakan-semua-guru-semua-murid-didorong-jadi-arus-besar-tantangan-utama-satukan-komunitas-pendidikan/">Gerakan “Semua Guru Semua Murid” Didorong Jadi Arus Besar, Tantangan Utama Satukan Komunitas Pendidikan</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TATAH 2026 Pameran Seni Ukir Jepara</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/tatah-2026-pameran-seni-ukir-jepara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 13:33:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sustainability]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=7416</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nusantara Bicara, Jakarta &#8212; Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) DPD Jepara Raya bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menggelar&#8230;</p>
<p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/tatah-2026-pameran-seni-ukir-jepara/">TATAH 2026 Pameran Seni Ukir Jepara</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>Nusantara Bicara,  Jakarta</strong>   &#8212;   Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) DPD Jepara Raya bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menggelar Pameran Seni Ukir Jepara yang berlangsung pada 29 April hingga 5 Juli 2026 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini menjadi momentum penting untuk menegaskan eksistensi dan kekuatan seni ukir Jepara sebagai warisan budaya yang terus hidup dan berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Jepara, Witiarso Utomo, dalam sambutannya menegaskan bahwa seni ukir Jepara bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan tradisi yang tetap hidup hingga kini dengan para maestro yang masih aktif berkarya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengungkapkan, dorongan untuk menghadirkan inovasi dalam pengembangan seni ukir muncul sejak dirinya mencalonkan diri sebagai kepala daerah, ketika para pelaku industri ukir di Jepara mengharapkan adanya terobosan untuk memperkuat eksistensi ukiran agar tidak hanya menjadi legenda.“Bagi masyarakat Jepara, tatah bukan hanya alat ukir, melainkan perpanjangan tangan, bahkan perpanjangan jiwa dan spiritual para pengukir. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari setiap ketukan lahir karya yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat makna,” ujar Witiarso.Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Jepara memiliki sejarah panjang sebagai titik pertemuan berbagai budaya dunia sejak masa jalur perdagangan internasional.Warisan tersebut terus berlanjut, termasuk melalui sosok Raden Ajeng Kartini yang turut memperkenalkan karya Jepara hingga ke Eropa. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, seni ukir Jepara tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga menciptakan identitas, peradaban, serta menjadi sumber kehidupan bagi ribuan keluarga. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia berharap generasi muda tidak hanya mewarisi tradisi ini, tetapi juga mampu mengembangkan dan membawanya ke tingkat yang lebih tinggi.Kehadiran para duta besar dalam pembukaan pameran disebut sebagai peluang strategis untuk membuka jejaring internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Kabupaten Jepara mendorong kolaborasi lintas sektor, mulai dari seniman, desainer, akademisi, hingga pelaku industri global.“Melalui pameran ini, kami ingin membuka pintu kerja sama internasional agar ukiran Jepara dapat hadir di berbagai ruang di seluruh dunia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Seni adalah bahasa universal yang melampaui batas negara, budaya, dan politik,” tambahnya.Ia juga menyampaikan harapan kepada pemerintah pusat agar terus memberikan dukungan dalam pelestarian dan pengembangan seni ukir Jepara sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional sekaligus kekuatan Indonesia di panggung global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya sekaligus memperkuat posisi seni ukir Jepara sebagai identitas bangsa yang membanggakan di kancah internasional. (Agus)</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p><p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/tatah-2026-pameran-seni-ukir-jepara/">TATAH 2026 Pameran Seni Ukir Jepara</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjaga Hutan, Mengolah Harapan: Kiprah Perempuan Semendo Dorong Kopi Menuju Pasar Dunia</title>
		<link>https://nusantarabicara.com/menjaga-hutan-mengolah-harapan-kiprah-perempuan-semendo-dorong-kopi-menuju-pasar-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 09:46:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Sustainability]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nusantarabicara.com/?p=7217</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tesa dari Women Forest Defender ( 25 tahun ) asal Semendo, Sumatera Selatan, p3njaga dan oengelolaan Hutan Indonesia (FP3HI). Nusantara&#8230;</p>
<p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/menjaga-hutan-mengolah-harapan-kiprah-perempuan-semendo-dorong-kopi-menuju-pasar-dunia/">Menjaga Hutan, Mengolah Harapan: Kiprah Perempuan Semendo Dorong Kopi Menuju Pasar Dunia</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-block-media-text is-stacked-on-mobile"><figure class="wp-block-media-text__media"></figure><div class="wp-block-media-text__content">
<p class="wp-block-paragraph">Tesa dari Women Forest Defender ( 25 tahun ) asal Semendo, Sumatera Selatan, p3njaga dan oengelolaan Hutan Indonesia (FP3HI).</p>
</div></div>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Nusantara Bicara, Jakarta</strong>   —   Di balik aroma kopi yang perlahan menembus pasar ekspor, ada tangan-tangan perempuan desa yang bekerja dalam senyap, menjaga hutan sekaligus merawat harapan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Adalah Tesa, perempuan muda berusia 25 tahun asal Semendo, Sumatera Selatan, yang menjadi bagian dari gerakan ini. Ia hadir dalam seminar bertajuk “Dari Emansipasi ke Aksi Iklim” di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Senin (27/4/2026), membawa cerita tentang perjuangan komunitasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Bersama kelompok perempuan yang terbentuk pada 2023, Tesa dan rekan-rekannya tidak hanya berbicara soal pemberdayaan, tetapi langsung bergerak menjaga hutan desa seluas 1.141 hektare di wilayah mereka.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-7 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="771" data-id="7219" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/04/1001556888-1024x771.jpg" alt="" class="wp-image-7219" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/04/1001556888-1024x771.jpg 1024w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/04/1001556888-300x226.jpg 300w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/04/1001556888-768x578.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/04/1001556888-1536x1157.jpg 1536w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/04/1001556888-2048x1542.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph"><br>“Kelompok ini lahir untuk mengelola hutan adat dan hutan desa yang sudah ada. Kami menjaga, melindungi, sekaligus mencari cara agar masyarakat tetap sejahtera tanpa merusak hutan,” ungkapnya.<br>Dari hutan itu pula, harapan ekonomi tumbuh. Kopi—komoditas utama masyarakat Semendo—menjadi pintu masuk perubahan. Dahulu, kopi hanya dipetik, dijemur seadanya, lalu dijual dengan harga rendah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Namun pendampingan dari berbagai pihak, termasuk lembaga lingkungan dan pemberdayaan perempuan, mulai mengubah cara pandang masyarakat.<br>“Kami jadi tahu kalau kopi harus dipetik merah, diolah dengan standar tertentu supaya bisa masuk pasar yang lebih tinggi,” kata Tesa.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-8 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="771" data-id="7220" src="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/04/1001556913-1024x771.jpg" alt="" class="wp-image-7220" srcset="https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/04/1001556913-1024x771.jpg 1024w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/04/1001556913-300x226.jpg 300w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/04/1001556913-768x578.jpg 768w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/04/1001556913-1536x1157.jpg 1536w, https://nusantarabicara.com/wp-content/uploads/2026/04/1001556913-2048x1542.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Meski begitu, perjalanan mereka belum sepenuhnya mulus. Keterbatasan sarana masih menjadi tantangan nyata. Proses pengeringan kopi, misalnya, masih dilakukan secara sederhana—bahkan terkadang di atas terpal atau di pinggir jalan—yang belum memenuhi standar ekspor.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Harapan mulai terbuka ketika dukungan datang dari Balai Perhutanan Sosial Palembang, yang menjembatani kelompok ini dengan jaringan ekspor, termasuk mitra di Muara Enim.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Tahun ini menjadi momentum penting. Untuk pertama kalinya, kopi dari Semendo ditargetkan menembus pasar internasional.<br>“Insyaallah tahun ini kami mulai mengolah kopi sesuai standar ekspor. Ini pertama kalinya bagi kami,” ujarnya penuh optimisme.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Uniknya, seluruh kebun kopi yang dikelola berasal dari lahan milik pribadi anggota. Namun melalui skema kolektif, hasil panen dikumpulkan, diolah bersama, lalu dipasarkan. Keuntungan pun dibagi kembali kepada 15 anggota kelompok.<br>Di balik perannya, Tesa merendah. Ia bukan ketua kelompok, melainkan anggota biasa. Namun semangatnya menjadikannya motor penggerak.<br>“Karena saya generasi muda dan masih aktif, saya ingin kelompok ini terus maju,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Ke depan, ia berharap pemerintah bisa lebih hadir dan responsif terhadap kelompok-kelompok akar rumput seperti mereka.<br>“Pendampingan itu penting, tapi pemerintah juga harus lebih peka dan mau berkolaborasi. Kami butuh itu untuk berkembang,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Bagi Tesa dan perempuan Semendo lainnya, menjaga hutan bukan sekadar kewajiban—melainkan jalan untuk masa depan. Dari lereng-lereng hijau Sumatera Selatan, mereka membuktikan bahwa emansipasi tak berhenti pada kata, tetapi hidup dalam aksi nyata. (PS)</p><p>The post <a href="https://nusantarabicara.com/menjaga-hutan-mengolah-harapan-kiprah-perempuan-semendo-dorong-kopi-menuju-pasar-dunia/">Menjaga Hutan, Mengolah Harapan: Kiprah Perempuan Semendo Dorong Kopi Menuju Pasar Dunia</a> first appeared on <a href="https://nusantarabicara.com">Nusantarabicara.com</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
