Deklarasi Persaudaraan Masyarakat Iran–Indonesia, Peta Jalan Membuka Hubungan Yang Lebih Erat Ke Depannya


Nusantara Bicara, Jakarta
— Persaudaraan Masyarakat Iran–Indonesia resmi mendeklarasikan komitmen bersama dalam sebuah acara di Islamic Cultural Center (ICC) Jakarta, 28 April 2026.

Dalam Deklarasi ini dari pihak Indonesia dipimpin oleh Ketua Umum H. Abu Hasan M didampingi Sekretaris Umum Jalaluddin, sementara dari pihak Iran diwakili oleh Muhamad Zaki selaku kepala bidang Tabligh dan budaya di Islamic Cultural Center (ICC).


Dalam naskah deklarasi, terdapat lima poin utama yang menjadi arah gerakan organisasi:
Siap menjaga dan mengawal perdamaian dunia yang kekal dan abadi.
Berkomitmen menjalin kerja sama di bidang perdagangan global.
Mengembangkan dakwah internasional.
Mendorong kerja sama di sektor pendidikan dan teknologi.
Menjadikan Iran dan Indonesia sebagai pusat budaya dan peradaban dunia.


Dalam sambutannya. Ketua Umum H. Abu Hasan M menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar pernyataan simbolik, melainkan pijakan untuk langkah konkret dan membuka jalan untuk membangun hubungan yang lebih erat antara Iran dan Indonesia ke depannya.

Disamping itu, menyikapi geopoltik yang sedang terjadi di Timur tengah, khususnya Negara Republik Islam Iran. Ia menyampaikan bahwa perdamaian dunia harus mulai dilakukan oleh masyarakat, termasuk dari Indonesia, serta diperkuat melalui kolaborasi kerjasama lintas sektor.


“Kerja sama pendidikan dan teknologi menjadi kunci kemajuan, di samping peran aktif dalam perdagangan global. Harapan kami, Iran dan Indonesia dapat tampil sebagai pusat budaya dan peradaban dunia,” ujarnya.


Sementara itu, perwakilan ICC Jakarta, Ustaz Zaki, mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam berbagai program yang diselenggarakan ICC.
Ia mengumumkan bahwa pada malam ini akan digelar peringatan milad Imam Ali Ridho, yang terbuka untuk umum mulai pukul 19.30 WIB.

Selain itu, ICC juga rutin mengadakan kegiatan keagamaan seperti doa tawasul setiap Selasa malam, serta doa Kumail pada Kamis malam Jumat, yang diawali dengan salat berjamaah dan pembacaan Yasin.


“Kami mengundang semua kalangan, termasuk dari berbagai latar belakang agama, untuk hadir dan meramaikan kegiatan di ICC ini,” kata Ustaz Zaki.


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ICC juga memiliki berbagai program sosial dan pendidikan, seperti pembagian buku, peringatan hari besar Islam, kegiatan Ramadan, hingga i’tikaf. Dalam bidang pendidikan, ICC membuka akses informasi beasiswa serta mengelola lembaga seperti Sekolah Tinggi Filsafat Islam Sastra, pondok pesantren, dan jaringan Darul Quran yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.


Di sektor ekonomi, kerja sama perdagangan global antara Iran dan Indonesia disebut memiliki potensi besar, tidak hanya pada sektor migas, tetapi juga non-migas seperti tekstil, obat-obatan, kerajinan tangan, hingga teknologi.


Deklarasi ini diharapkan menjadi momentum penguatan hubungan masyarakat Iran dan Indonesia, sekaligus membuka peluang kerja sama strategis yang lebih luas di masa depan, tuturnya. (P)

Tinggalkan Balasan