Dukung Papua Merdeka, Marinir: Foto Manipulasi!

Nusantara Bicara, Jakarta — Jagat maya geger oleh unggahan akun Daily Papua yang menarasikan prajurit Korps Marinir mendukung gerakan “Papua Merdeka”.

Menanggapi hal tersebut, Markas Komando Korps Marinir memastikan konten tersebut merupakan kabar bohong atau hoaks.Dinas Penerangan Korps Marinir (Dispen Kormar) menyebut unggahan itu sebagai hasil rekayasa visual.

Pelaku sengaja menggabungkan dokumentasi kegiatan internal prajurit dengan elemen tambahan berupa simbol-simbol separatisme untuk menyesatkan opini publik.

Kadispen Kormar Kolonel (Mar) Rana Karyana, menegaskan rekaman asli dalam video tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan urusan politik atau dukungan kelompok tertentu. Menurutnya, visual yang dicatut merupakan dokumentasi persiapan personel menjelang peringatan HUT TNI 2025.

“Kami pastikan konten yang beredar itu tidak benar. Visual tersebut merupakan hasil manipulasi oknum dengan menyisipkan bendera dan tulisan yang menyimpang dari fakta sebenarnya. Foto aslinya adalah pengarahan kepada prajurit dalam rangka pembinaan kesiapan menyambut HUT TNI 2025,” ujar Rana dalam keterangannya, dikutip Minggu (19/4).

Rana juga memastikan seluruh personel baret ungu tetap teguh memegang teguh jati diri sebagai alat pertahanan negara. Ia menjamin tidak ada satu pun satuan di Korps Marinir yang terafiliasi atau menyokong gerakan separatisme dalam bentuk apa pun.“Korps Marinir konsisten menjalankan tugas pokok berlandaskan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

Fokus kami adalah menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.Lebih lanjut, Rana mengimbau masyarakat agar lebih kritis dalam menyaring informasi di ruang digital. Dispen Kormar meminta publik tidak mudah terprovokasi oleh upaya disinformasi yang sengaja dirancang untuk mengganggu stabilitas nasional.

“Masyarakat jangan mudah percaya pada konten yang belum terverifikasi. Kami mengajak publik untuk mengacu pada sumber resmi TNI atau TNI AL untuk memperoleh informasi akurat yang dapat dipertanggungjawabkan,” tutup Rana. (Agus)

Tinggalkan Balasan