Nusantara Bicara, JAKARTA — PT Dwi Multi Makmur menegaskan komitmennya dalam memperkuat pasar sparepart trailer dan semi trailer di Indonesia melalui partisipasinya pada pameran INAPA dan Forklift 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Dalam wawancara di sela pameran, Marketing PT Dwi Multi Makmur, Nico Tania, menjelaskan bahwa perusahaan yang berdiri sejak 2003 tersebut bergerak di bidang trailer dan semi trailer dengan fokus pada penjualan sparepart bermerek HJ Brigde atau disingkat HJB..
“Kami menjual produk-produk sparepart untuk trailer dengan merk HJB. Produk kami meliputi as roda, suspensi, braking system, landing gear, dan berbagai kebutuhan untuk trailer maupun semi trailer,” ujar Nico.

Ia menjelaskan, sejak tahun 2006 PT Dwi Multi Makmur telah menjadi sole agent atau agen tunggal resmi produk HJB di Indonesia. Menurutnya, HJB merupakan merek asli dari China yang telah dikenal luas di industri trailer.
“HJB itu sebenarnya singkatan dari Huajing. Jadi orang lebih mudah menyebutnya HJB agar lebih familiar di kalangan customer,” katanya.
Nico mengungkapkan, perkembangan pasar trailer di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif meski persaingan semakin ketat akibat masuknya banyak produk baru pasca pandemi COVID-19.
“Kalau lima tahun lalu sebelum COVID kami hanya bersaing dengan pemain lama, sekarang banyak produk baru masuk. Tapi kami tetap tumbuh setiap tahun,” jelasnya.
Sebagai upaya menjaga kepercayaan pelanggan, PT Dwi Multi Makmur mengedepankan kualitas produk original serta layanan purna jual yang kuat. Saat ini perusahaan telah memiliki warehouse di Jakarta, Sidoarjo, dan Makassar, serta berencana membuka gudang baru di Balikpapan pada awal 2027.
“Itu membuktikan bahwa kami bukan hanya menjual axle atau suspensi, tetapi juga menyediakan after sales part dan layanan konsultasi bagi pengguna,” ujarnya.
Selain itu, perusahaan juga menyediakan manual guide, part book, hingga layanan garansi bagi para pengguna produk HJB. Nico menyebut pihaknya aktif bekerja sama dengan perusahaan karoseri yang menjadi mitra perakitan trailer di Indonesia.
“Karoseri itu ibarat penjahit di bidang trailer. Kami memberikan panduan teknis agar mereka juga bisa memberikan edukasi kepada pengguna transportasi,” katanya.
Untuk pasar nasional, Nico menyebut penggunaan produk HJB sudah cukup kuat di sejumlah pelabuhan besar seperti Tanjung Priok, Tanjung Mas, dan Tanjung Perak, khususnya di wilayah Pulau Jawa.
“Kalau di daerah Jawa kami sudah cukup menguasai pasar. Ke depan kami juga sedang penetrasi ke luar Jawa dan berharap tahun depan pasar Kalimantan semakin besar,” tuturnya.
Melalui ajang INAPA 2026, PT Dwi Multi Makmur berharap semakin banyak pelaku industri transportasi dan logistik memilih produk berkualitas original dengan dukungan layanan purna jual yang terjamin.
“Kami berharap pengunjung yang mencari kualitas dan produk original bisa datang dan memgunjungi both kami dan mengenal produk HJB lebih dekat lagi,” pungkas Nico. (p)