LEBAK, NUSANTARA BICARA.com – Pimpinan Pondok Pesantren dan Majelis Dzikir Nurul Hikmah, KH Iwan Putra Banten, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.
KH Iwan berharap kepemimpinan Suyudi Ario Seto dapat membawa institusi Polri semakin profesional, humanis, transparan, serta memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.
Menurut KH Iwan, tantangan yang dihadapi Polri ke depan tidak ringan. Karena itu, ia menilai sinergi antara Polri, masyarakat, tokoh agama di daerah, serta berbagai elemen bangsa menjadi penting untuk menjaga keamanan dan menciptakan situasi yang kondusif. “Semoga Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah sebagai Kapolri. Semoga Polri semakin Presisi dan semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat,” ujar KH Iwan.
Tokoh agama yang dikenal sebagai pimpinan Pondok Pesantren dan Majelis Dzikir Nurul Hikmah, Kampung Ci Heulang, Desa Cimangenteung, Kabupaten Lebak, itu juga mengapresiasi proses pergantian kepemimpinan Polri yang menurutnya telah melalui mekanisme ketatanegaraan, termasuk proses persetujuan di DPR RI sebelum pelantikan oleh Presiden.
KH Iwan menegaskan bahwa masyarakat, khususnya para tokoh agama, memiliki peran penting dalam membangun komunikasi yang konstruktif dengan institusi kepolisian.
Sebagai ulama, ia menyatakan siap terus membangun komunikasi dan sinergi positif dengan Polri, terutama dalam mendukung terciptanya kehidupan demokrasi yang kondusif, keamanan masyarakat, serta kebebasan pers yang bertanggung jawab.
“Kami sebagai ulama siap terus membangun komunikasi dan sinergi positif dengan institusi Polri dalam rangka menjaga kehidupan demokrasi, keamanan, serta kebebasan pers yang bertanggung jawab,” pungkas KH Iwan.
Pelantikan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menjadi momentum baru bagi institusi kepolisian. Harapan terhadap kepemimpinan baru tersebut kini turut datang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren dan tokoh agama di daerah. (Fadillah)