Nusantara Bicara, JAKARTA — Ketua Perhimpunan WALI, Ibu Levita Ginting Supit, mengatakan penyelenggaraan pameran bisnis waralaba bertujuan untuk meningkatkan jumlah entrepreneur di Indonesia sekaligus mendorong pelaku usaha lokal naik kelas melalui sistem waralaba.
Menurut Levita, pengembangan bisnis waralaba dinilai penting agar pelaku usaha Indonesia dapat menjadi “tuan rumah di negara sendiri”. Ia menilai jumlah entrepreneur di Indonesia masih perlu terus ditingkatkan guna memperkuat perekonomian nasional.
“Tujuannya untuk meningkatkan entrepreneur di Indonesia, mengembangkan bisnis waralaba, dan menjadikan anak bangsa tuan rumah di negara sendiri,” ujar Levita saat diwawancarai di sela kegiatan pameran.
Namun demikian, Levita mengakui kondisi ekonomi global saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi perkembangan bisnis waralaba. Perlambatan ekonomi hingga situasi perang dunia membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam memulai usaha maupun melakukan investasi bisnis.
“Tantangannya kondisi ekonomi Indonesia sekarang, terjadi perlambatan ekonomi, adanya perang dan semuanya itu membuat masyarakat lebih berhati-hati untuk melakukan bisnis,” katanya.
Sebagai organisasi komunitas pengusaha waralaba, WALI, kata Levita, aktif menggelar berbagai pelatihan sumber daya manusia (SDM) dan sosialisasi terkait pengelolaan bisnis waralaba. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat memahami cara menjalankan bisnis waralaba hingga mendorong usaha mereka berkembang menjadi sistem franchise.
“Kita sering mengadakan training-training untuk SDM tentang bagaimana menjalankan bisnis waralaba. Kami mensosialisasikan supaya masyarakat lebih tahu bagaimana membuat bisnis mereka naik kelas menjadi bisnis waralaba,” jelasnya.
Levita menambahkan, WALI merupakan organisasi sosial non-profit yang berfokus mendukung perkembangan industri waralaba di Indonesia. Saat ini, organisasi tersebut memiliki sekitar 500 anggota yang berasal dari kalangan pengusaha waralaba.
“WALI ini komunitas sosial, kita tidak mencari untung. Kita hanya men-support industrinya supaya benar-benar diperhatikan pemerintah, termasuk agar regulasinya tidak menyusahkan pelaku usaha waralaba,” ucapnya.
Ia berharap melalui penyelenggaraan pameran tersebut akan lahir semakin banyak pengusaha baru di Indonesia sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Harapannya semakin banyak pengusaha-pengusaha baru yang timbul. Entrepreneur di Indonesia kan masih sedikit, jadi mudah-mudahan bisa semakin meningkat dan ekonomi kita bisa lebih maju,” tutup Levita. (P)